Monday, 20 August, 2018 - 13:09

Mangge Kurir, Siap Antar, Jemput dan Beli Kebutuhan Anda

Palu, Metrosulawesi.com – Perkembangan Kota Palu yang kian dinamis memberikan sejuta peluang kerja bagi yang mampu memanfaatkannya. Salah satu potensi yang belum banyak dilirik orang adalah jasa antar-jemput dan beli barang atau kurir. Berbekal pengalaman bekerja sebagai tenaga kurir atau transporter sebuah perusahaan jasa antar-jemput dan beli barang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membuka cakrawala berpikir Muhammad Irfan Umar untuk melakoninya di Kota Palu. Perusahaan diberi nama “Mangge Kurir”.

Pemilik “Mangge Kurir” Muhammad Irfan Umar ternyata masih berstatus mahasiswa pada Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Sebagai penggagas, dia menggandeng teman-temannya di Kota Palu untuk bekerjasama mengembangkan “Mangge Kurir”.

Menurut Manajer Operasional “Mangge Kurir” Muhammad Edward Pontoh, alasan kuat membuka jasa antar-jemput dan beli barang setelah melihat pertumbuhan Kota Palu kian pesat. Tingginya pertumbuhan ekonomi membuat masyarakat kian menghargai waktu.

“Dengan kesibukan terhadap pekerjaanya, terkadang seorang pengusaha akan kekurangan waktu sekedar untuk makan. Disinilah kami hadir membantu mereka untuk membeli makanan,” kata Edo saat ditemui Sabtu sore (22/2).

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Tadulako Palu itu menambahkan “Mangge Kurir” siap melayani memberikan jasa pelayanan antar-jemput berkas atau dokumen penting, antar-beli dan antar makanan. Antar jemput barang juga dilayaninya.

“Mangge Kurir” didirikan pada 1 Januari 2014 dan mulai efektif memberikan pelayanan pada 1 Februari 2014 ini. Untuk memudahkan permintaan pelayanan, “Mangge Kurir” mengandalkan sosial media, broadcast via BlackBerry Massanger (BBM). Pelayanan setiap hari mulai pagi hingga pukul 23:00. Saat ini “Mangge Kurir” memiliki tiga orang tenaga kurir. Kesemuanya merupakan kawan ‘nongkrong’ setiap hari ini.

Edo mengaku sudah sudah memiliki pelanggan tetap, rata-rata tukang gigi di Kota Palu.

“Alhamdulillah, rata-rata kami sudah melayani 10 sampai 15 permintaan. Lumayanlah dengan sistem bagi hasil 2/3 untuk kurir dan 1/3 untuk perusahaan,” imbuh Edo.

Kata dia, jangkauan pelayanan “Mangge Kurir” meliputi dalam kota, dengan tarif Rp10 ribu. Namun wilayah, jenis dan tempat pembelian dikenakan tambahan biaya yang dihitiung berdasarkan jarak antara tempat pembelian dan tempat tujuan.

“Untuk modal awal, masing-masing transporter diberi modal sebesar Rp300 ribu. Jika harga pembelian pesanan diatas Rp500 ribu, kami akan mengambil uang muka terlebih dahulu kepada pelanggan,” ujar Edo.

Mangge Kurir dengan Tag Line “Nabelo ante Nagasi” (Baik dan Cepat) menjadikan kepuasan dan kepercayaan sebagai jaminan bagi pelayanan bagi konsumen.

“Pernah, ada penumpang pesawat saat sedang boarding di bandara, ternyata ada barangnya yang tertinggal. Penumpang itu menghubungi kami untuk mengantarkan barang ke bandara,” kata Edo.

Tags: