Thursday, 21 June, 2018 - 10:26

1.340 Napi di Sulteng Dapat Remisi

Abdul Hany. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) memberikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1439 H kepada 1.340 orang narapidana (napi) di daerah ini.

Remisi di Hari Raya Idul Fitri ini merupakan hal yang dinanti-nantikan oleh seluruh napi yang beragama Islam, tak terkecuali di wilayah Sulteng. Remisi diharapkan dapat memotivasi napi agar mencapai penyadaran diri untuk terus berbuat baik, sehingga menjadi warga yang berguna bagi pembangunan, baik selama maupun setelah menjalani pidana.

Remisi ini diberikan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No.12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, PP No. 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, yang telah diubah menjadi PP Nomor 99 Tahun 2012 dan Keppres No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulteng, Abdul Hany mengatakan bahwa di Wilayah Sulteng saat ini terdapat 2.296 orang napi dan 970 orang tahanan. Total keseluruhan napi dan tahanan se Sulteng sebanyak 3.266 orang. 

Dari 2.296 napi, yang memperoleh remisi khusus Idul Fitri 1439H sebanyak 1.340 orang yang terdiri dari 1.331 orang mendapat Remisi Khusus Sebagian (RK I) atau pengurangan masa hukuman dan 9 orang memperoleh Remisi Bebas (RK II) atau yang dinyatakan bebas pada tanggal 15 Juni 2018.

"Mereka yang mendapat remisi bebas tersebut berasal dari Lapas Palu 1 orang, Lapas Luwuk 2 orang, Rutan Palu 3 orang, Rutan Donggala 2 orang, dan Rutan Parigi 1 orang. Abdul Hany menegaskan bahwa warga binaan yang mendapat remisi tersebut telah dipastikan memenuhi syarat dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Abdul.

Hal lainnya adalah bahwa dengan adanya remisi ini negara mampu menghemat anggaran hingga puluhan miliar rupiah. Itu sebagaimana dikatakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham Republik Indonesia yang mana pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1439H akan menghemat anggaran biaya makan napi lebih dari Rp32 miliar dengan rincian biaya makan narapidana yang dihemat Rp 32.417.910.000, yakni biaya makan per orang per hari sebesar Rp14.700 dikalikan 2.205.300 hari tinggal.