Thursday, 18 January, 2018 - 09:36

2018, Kuota Haji Sulteng Tak Berubah

Dr H Gasim Yamani. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulteng Dr H Gasim Yamani mengatakan kuota jamaah haji Provinsi Sulteng pada musim haji tahun 1439 H atau 2018 M tidak berubah dari kuota sebelumnya, yakni 2.000 orang.

Namun, Gasim mengungkapkan jumlah tersebut masih akan mengalami peningkatan tahun depan.

“Tidak menutup kemungkinan, 2018 nanti ada kuota tambahan dari Arab Saudi,” kata Gasim di ruang kerjanya, Selasa, 12 Desember 2017.

Terkait hal ini, Gasim mengatakan pihaknya telah melakukan distribusi daftar nominatif calon jamaah kepada Kantor Kemenag kabupaten kota se-Sulteng.

“Baik soft copy maupun hard copy-nya sudah disampaikan ke Kemenag di tiap kabupaten dan kota. Untuk seterusnya, Kemenag kabupaten dan kota meneruskan ke calon jamaah masing-masing di wilayah bersangkutan,” kata Gasim.

Ia juga mengungkapkan, Kanwil Kemenag Sulteng juga telah meminta kepada kantor Kemenag kabupaten dan kota untuk menyampaikan kepada para calon jamaah yang tercantum namanya agar segera menyetor lembar bukti setoran awal. Bukti setoran awal tersebut, kata Gasim, akan dikonversikan dengan data di pusat.

“Untuk tahapan-tahapan selanjutnya, akan segera kita sampaikan ke Kemenag kabupaten dan kota, agar ditindaklanjuti ke masing-masing calon jamaah, terkait pengurusan paspor sekitar Januari atau Februari 2018,” ujarnya.

Selain itu, terkait pembangunan asrama haji transit Palu, Gasim mengungkapkan anggaranya masih sebatas pembangunan fisik, belum termasuk mobilirnya, misalnya kursi, tv dan lainnya. Untuk itu, kata dia, Kemenag Sulteng akan mengajukan permohonan kembali agar bisa dianggarkan untuk pemenuhan mobiler tersebut.

“Insya allah bangunannya bisa terwujud pada 2018, namun perkiraannya belum bisa secara lengkap, karena mobilernya belum dianggarkan,” katanya.

Gasim mengungkapkan, bangunan baru itu diperkirakan bisa menampung 400 orang jamaah, sesuai dengan satu kloter yang saat ini konfigurasinya mencapai 450 orang.

“Jika dimaksimalkan bisa mencapai satu kloter utuh,” katanya.

“Pembangunan ini tidak ada hubunganya menjadi embarkasi balikpapan, namun ini merupakan perhatian pemerintah untuk Asrama Haji Transit Palu,” ungkapnya.


Editor : M Yusuf Bj

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.