Monday, 20 August, 2018 - 13:12

5.560 Orang Berebut Masuk Untad

ADU NASIB - Peserta SMMPTN Untad tengah serius mengikuti ujian seleksi, Selasa, 17 Juli 2018. (Foto: Humas Untad)

Palu, Metrosulawesi.com - Sebanyak 5.560 orang pendaftar Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi (SMMPTN) Universitas Tadulako (Untad) adu nasib melalui ujian yang dilaksanakan di Palu, Selasa, 17 Juli 2018.

Ketua Panitia SMMPTN Untad Prof Dr Sutarman Yodo SH MH menerangkan 5.560 peserta ujian SMMPTN sudah termasuk pendaftar program Pascasarjana dan PSDKU Untad Morowali serta PSDKU Tojo Unauna sebanyak.

“Pendaftar di kampus utama masing-masing ujian CBT sebanyak 87 orang, Saintek 1.975 orang, Soshum 3.220 orang, K2M Saintek 24 orang, K2M Soshum 77 orang, K2T Saintek 36 orang, dan K2T Soshum 61 orang. Untuk Pascasarjana peserta sebanyak 80 orang pelaksanaan tesnya pada hari Sabtu,” terang Prof Sutarman saat serah terima naskah ujian SMMPTN di Rektorat Untad, Selasa, 17 Juli 2018.

Kata dia, dari jumlah 5.560 peserta itu, hanya akan terjaring sebanyak 30 persen saja setelah kuota dari jalur SNMPTN dan SBMPTN telah terpenuhi untuk mencapai angka 9.996 orang sesuai kuota penerimaan mahasiswa baru Untad tahun ini. Khusus yang mengikuti tes di kampus utama menggunakan 272 ruangan, yang diawasi oleh 532 pengawas.

“Tes kemampuan dan potensi akademik mulai Pukul 08:00 Wita hingga Pukul 10:15 Wita. Sementara untuk tes kemampuan dasar Soshun dan Saintek mulai Pukul 10:45 hingga Pukul 12:45 Wita,” tandas Prof Sutarman.
 
Sementara itu, Rektor Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS dalam kesempatannya mengatakan peminat yang ingin melanjutkan studi ke Untad terus bertambah dalam setiap seleksi. “Suatu perkembangan yang luar biasa di Universitas Tadulako karena tren peminatnya yang berhasrat kuliah di sini peningkatannya luar biasa,” ucap Prof Basir.

Olehnya Rektor mengajak jajarannya agar menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada kampus yang dipimpinnya. Prof Basir menyadari hal tersebut tentu tidak terlepas dari kebersamaan yang telah terbangun dalam membesarkan Untad.

“Tentu ini bukan lahir begitu saja, tentulah membutuhkan upaya yang luar biasa, sehingga harus dijaga,” tuturnya.

Terkait pelaksanaan SMMPTN, Rektor mengingatkan semua unsur terkait untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan SMMPTN sampai pengumumannya.

“Perlu juga saya jelaskan SMMPTN ini juga sama falsafanya dengan SBMPTN, kalau kita ketemu semua dari Sabang hingga Marauke, itu juga NKRI-nya, saya kira hari ini kita juga demikian,” tandas Rektor.

Adapun untuk pengumuman SMMPTN Untad dijadwalkan melalui online dan media cetak pada 30 Juli 2018. 


Editor: Udin Salim