Monday, 23 October, 2017 - 07:59

Anggota DPRD Sebut PT Vale bisa Terusir dari Morowali

Anggota Komisi III DPRD Morowali/Politisi Golkar, Silahudin Karim. (Foto : Ahyar Lany)

Morowali, Metrosulawesi.com - Anggota Komisi III DPRD Morowali, Sulawesi Tengah, Silahudin Karim mengatakan, keberadaan PT Vale Indonesia Tbk di Kabupaten Morowali bisa saja ‘terusir’ oleh masyarakat.

Hal itu bisa terjadi jika perusahaan tambang raksasa yang sebelumnya bernama PT Inco itu tidak memberikan konstribusi bagi daerah dan masyarakat.

“Saya kira, apa yang menjadi tuntutan dan keinginan masyarakat kita di Morowali terhadap PT Vale sudah jelas. Selama ini kan sudah berulang kali masalah yang sama disampaikan masyarakat, dan berulang kali juga PT Vale dianggap ingkar dengan komitmen dan janjinya itu. Kita di DPRD sudah merekomendasi masalah dengan PT Vale ini dibawa ke pusat,” ujarnya.

Politisi partai Golkar ini juga mengatakan, bahwa masalah dengan PT Vale itu tidak dapat diselesaikan di tingkat daerah. Karena statusnya adalah Kontrak Karya yang dikeluarkan pemerintah pusat, sehingga penyelesaiannya berada di tingkat pusat. Lagi pula, renegosiasi Kontrak Karya saat ini masih sedang berproses.
 
Dikatakannya lagi, DPRD dan Pemda Morowali serta perwakilan masyarakat lingkar tambang, telah menyepakati sebuah rekomendasi untuk membawa masalah itu ke Dirjen, DPR RI, dan pihak terkait lainnya di Jakarta. Jika nantinya, kata dia, apa yang menjadi tuntutan masyarakat tetap tidak direalisasikan PT Vale, maka dikhawatirkan akan memunculkan reaksi yang lebih massif dari masyarakat lingkar tambang terhadap PT Vale.

“Ini yang kita khawatirkan, apalagi kan kita sendiri sudah tahu selama ini masyarakat di lingkar tambang selalu demo tentang PT Vale. Masalahnya juga tetap sama. Yang jadi soal itu dari PT Vale sendiri tidak pernah memberikan kepastian dan kejelasan. Mau bangun pabrik atau bagaimana. Jangan hanya menguasai lahan puluhan ribu hektar kemudian tidak diolah, yang rugi itu daerah dan masyarakat secara ekonomi,” jelasnya kepada Metrosulawesi.com baru-baru ini.

Calon wakil ketua I DPRD Morowali pengganti Abudin Halilu ini juga mengakui, dirinya sepakat kalau pada akhirnya PT Vale harus ‘angkat kaki’ dari bumi Morowali.



Editor : Subandi Arya

You voted 'Terinspirasi'.
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.