Thursday, 21 June, 2018 - 10:58

Ayam 55 Ribu/Ekor, Daging Rp120 Ribu/Kg

TINJAU PASAR - Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita dan istri Peggy Enggartiasto Lukita didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola MSi saat meninjau pasar di Palu, Senin 11 Juni 2018. (Foto: Pataruddin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Menjelang perayaan Idul Fitri, harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional di Palu terbilang stabil. Hanya beberapa komoditas saja yang mengalami kenaikan harga. Seperti ayam potong (pedaging) dan daging sapi.

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita dan istri Peggy Enggartiasto Lukita didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola MSi, Senin 11 Juni, meninjau dua pasar di Kota Palu—Pasar Masomba dan Pasar Inpres Manonda.

Kedatangan menteri perdagangan dalam rangka kunjungan kerja pemantauan stok dan harga barang kebutuhan pokok. Tepat pukul 08.00 Wita menteri perdagangan dan rombongan meninggalkan hotel mercure menuju ke lokasi pasar.

Hasil tinjauan dari kedua pasar itu, Enggartiasto Lukita memastikan harga beras kualitas medium tak melebihi harga eceran tertinggi (HET) dan stoknya tetap tersedia untuk masyarakat namun menyoroti masih tingginya harga telur ayam.

Menurutnya, secara umum harga barang kebutuhan pokok di Sulawesi Tengah tidak mengalami kenaikan yang berarti, pasokan lancar dan stok tetap tersedia.

Harga daging ayam dinilai masih di bawah ketentuan harga eceran tertinggi (HET) Rp30 ribu per kilogram. Harga daging ayam di pasaran kota Palu masih pada level Rp28 ribu per kilogram.

Pantauan Metrosulawesi, harga ayam potong dijual Rp45 ribu per ekor untuk ukuran kecil, sedangkan ukuran yang agak sedang dijual Rp55 ribu per ekor. Sementara daging sapi di Pasar Masomba dijual antara Rp110 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram.

Sebelumnya, perwakilan pedagang saat berdialog dengan Menteri Perdagangan menyampaikan terkait tingginya harga ayam di pasar.

“Harga ayam terus naik dari hari ke hari. Dulunya masih Rp17 ribu sampai Rp 18 ribu per kilogram. Tapi sekarang harga terus naik sampai Rp 28 ribu per kilogram. Ini apa masalahnya sebenarnya pak Menteri,” ujar H Nasir, perwakilan pedagang ayam Pasar Masomba.


Editor: Udin Salim