Thursday, 20 September, 2018 - 06:57

Bentang Bendera Merah Putih Sepanjang 1 Km, Walikota: Ini Bukti NKRI Harga Mati

FOTO BERSAMA - Walikota, Hidayat M.Si bersama Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said melakukan foto bersama di depan bentangan bendera merah putih sepanjang 1 km di kawasan penggaraman, Kelurahan Talise, Jumat pekan lalu. (Foto: M Yusuf Bj/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pada perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-73 tahun ini, Kota Palu melalui Dinas Pemuda dan Olahraga melakukan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1 km di kawasan penggaraman, Kelurahan Talise, Jumat pekan lalu. Unsur Forkompinda yang hadir menyaksikan acara ini berharap pembentangan bendera merah putih tersebut dapat menumbuhkan semangat warga Kota Palu dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai budaya bangsa.

"Ini bukti nyata bahwa di Kota Palu NKRI adalah harga mati," kata Walikota Hidayat.

Hidayat mengatakan giat tersebut adalah bentuk apresiasi masyarakat dan pemerintah Kota Palu dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI tahun ini.

"Baru kali ini kami membentangkan bendera merah putih sepanjang 1 km, dan ini memberi warna tersendiri pada hari kemerdekaan RI kali ini," ungkapnya.

Walikota Hidayat berharap giat tersebut dapat menjadi spirit (semangat) untuk mengisi kemerdekaan ini dengan laku positif.

"Tentunya mari kita mencoba jujur, tentang apa yang telah kita berikan dan apa yang telah kita nikmati di alam kemerdekaan NKRI ini," katanya.

"Saya mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Palu untuk berkomitmen mengisi kemerdekaan NKRI dengan maksimal, khususnya di Kota Palu, untuk rajin membersihkan sampah sampah, wujudkan Palu sebagai kota yang bebas sampah," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said menegaskan bahwa giat tersebut adalah bentuk komitmen pemerintah dan warga Kota Palu dalam berbangsa dan bernegara.

"Berbangsa dan bernegara bukan pilihan untuk anak bangsa, tetapi tujuan bersama untuk menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan Indonesia," katanya.

Wawali Sigit menekankan bahwa giat tersebut adalah salah satu upaya Pemkot Palu dalam menjaga nilai-nilai budaya bangsa.

Hal senada disampaikan Komandan Kodim 1306 Donggala, Letkol Kav.I Made Maha Yudhiksa.

"Giat ini adalah wujud nyata masyarakat Kota Palu tentang komitmennya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tidak ada pertanyaan lagi, bagaimana jiwa nasionalisme masyarakat Kota Palu. NKRI harga mati di Kota Palu," tegasnya.

Kapolres Palu, AKBP. Mujianto mengatakan bahwa giat tersebut menjelaskan bahwa masyarakat Kota Palu memiliki persatuan dan kesatuan yang kuat.

"Ini menegaskan masyarakat Kota Palu tidak terkotak-kotak. Walaupun di depan ada pesta demokrasi, tetapi masyarakat Kota Palu akan terus menjaga marwah NKRI," tegasnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Kota Palu, Subeno mengatakan giat tersebut adalah simbol perjuangan dimana masyarakat Kota Palu harus mampu mengisi pembangunan Indonesia di segala bidang.

Ketua DPRD Kota Palu, Ishak Cae juga kembali menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palu bersama masyarakat memiliki semangat kuat untuk selalu menjaga keutuhan NKRI.

Tags: