Friday, 20 July, 2018 - 04:48

Bentuk GenPI Perkuat Promosi Pariwisata

I Nyoman Sriadijaya. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Deretan daftar Generasi Pesona Indonesia (GenPI) yang digagas oleh Dinas Pariwisata Sulteng semakin panjang. Dinas Pariwisata Sulteng akan melaksanakan Deklarasi GenPi Sulteng di Anjungan Nusantara Palu, Minggu, 24 Juni 2018.

"Pembentukan GenPI ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan pariwisata Sulteng. Kami harap pariwisata Sulteng semakin kuat dengan hadirnya GenPI," ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, belum lama ini, Selasa, 19 Juni 2018.

I Nyoman mengakui selama ini kiprah GenPI tidak diragukan lagi sebagai motor promosi pariwisata, GenPI telah menunjukkan performa positif di berbagai daerah di Indonesia.

Kata dia, GenPI yang dihuni anak-anak muda, aktif melakukan penetrasi pasar. Eksekusinya memakai konsep Go Digital. Fokusnya, mengoptimalkan peran medsos agar promosi pariwisata menjadi lebih efektif. Hal ini harus dimaksimalkan untuk menjual destinasi yang ada di Provinsi Sulteng.

"Sebagai serdadu digital, GenPI selama ini sangat efektif mempromosikan pariwisata. Ini sangat bagus diaplikasikan di Provinsi Sulteng. Apalagi Sulteng memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa," imbuhnya.

Untuk itu acara pun akan di setting  santai ala anak muda. Kegiatannya adalah Fun Bike ala GenPI. Nantinya, para peserta akan diajak bersepeda santai mengelilingi berbagai destinasi unggulan yang ada di Kota Palu.
 
"Para pesertanya sendiri terdiri dari berbagai unsur, baik itu pimpinan daerah, instansi pemerintahan, siswa sekolah, serta anggota dari berbagai komunitas. Yang pasti seru. Sekaligus sebagai ajang Road to Tour de Central Celebes 2018, yang sampai saat ini sudah ada 20 tim dari berbagai negara yang terdaftar," katanya.

Terpisah, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi, Don Kardono ikut angkat suara. Sama seperti GenPI daerah lainnya, GenPI Sulteng merupakan garda terdepan promosi pariwisata Indonesia. Menjadi pasukan yang militan melakukan penetrasi pasar, memanfaatkan peran media sosial, melalui blog, facebook, twitter, instagram, path, dan lainnya.

“GenPI harus menuliskan semua hal menyangkut potensi pariwisata daerahnya masing-masing, lalu memviralkannya melalui medsos. Konsep seperti ini jauh lebih efektif, termasuk untuk menjual destinasi yang ada di Sulteng. Yang penting no hoax, no SARA, dan no politics,” jelas Don Kardono.

Lebih lanjut Don Kardono menjelaskan, bahwa GenPI merupakan komunitas yang bersifat sosial atau volunter.

“Maka harus diaktivasi dengan acara agar terus aktif. Bisa melihat calendar of events, destinasi wisata, maupun kebijakan kepariwisataan yang ada,” jelasnya.

"Misalnya membuat event di destinasi wisata yang ada di Sulteng. Membuat pasar digital setiap minggunya. Lomba foto di Instagram, lomba video di Youtube, dan lainnya," kata Don Kardono.

Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pembentukan GenPI Sulteng akan menambah akselerasi serta promosi pariwisata Sulteng. Apalagi potensi pariwisata Sulteng sangat luar biasa.

"Ini sangat bagus. Pembentukan GenPI Sulteng tentunya akan sangat membantu pariwisata Sulteng itu sendiri. Kalau soal potensi pariwisata, Sulteng sudah tidak diragukan lagi. Apalagi potensi wisata baharinya. Tentu ini harus dimaksimalkan," kata Menpar.

Menpar pun kembali mengingatkan, GenPI merupakan bagian dari implementasi program yang telah ditetapkan Kemenpar RI untuk 2018. Oleh sebab itu seluruh pihak juga harus memberikan dukungan penuh. Sehingga nantinya terjalin kerjasama yang baik.

"Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan berbagai pihak terkait pariwisata, termasuk komunitas. Apalagi ini merupakan salah satu program utama Kemenpar, harus didukung,” kata Mantan Dirut PT Telkom tersebut.
 

Editor: M Yusuf Bj