Wednesday, 19 September, 2018 - 00:07

Bupati Tolitoli dan Wakilnya Mau Berdamai

SIAP BERDAMAI - Bupati Tolitoli, Saleh Bantilan (kiri) dan wakilnya Abdul Rahman dalam suatu kesempatan. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengungkapkan, Bupati Tolitoli dan wakilnya akan segera berdamai. Hal itu berdasarkan investigasi awal yang dilakukannya.

“Kita sudah investigasi dan arahnya kesana, akan mendamaikan. Dan dua-duanya (bupati-wakil bupati,red) mau berdamai kok,” ungkap Longki saat ditemui usai melaunching Central Celebes Marathon (CCM) di PGM, Minggu malam, 4 Februari 2018.

Longki menilai pertikaian kedua pimpinan yang menjabat sejak 2015 itu hanya sebatas emosi masing-masing yang tidak terkontrol. Sebelumnya Longki telah mengungkapkan, pertikaian adu mulut antara Bupati Tolitoli, Saleh Bantilan dengan Wakilnya Abdul Rahman H Budding, meenjadi perhatian Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

“Saya sudah ditelpon menteri (Tjahjo Kumolo,red) untuk mengingatkan saya agar segera melakukan investigasi, mencari tahu apa sebabnya terjadi seperti itu,” ujar Longki di Palu, Kamis, 1 Februari 2018.

Menurut pandangan gubernur, dengan terjadinya perkelahian tersebut secara aturan tidak ada pelanggaran. Hanya saja dengan jabatan yang melekat pada bupati dan wakil bupati, kejadian itu melanggar etika sebagai seorang pemimpin.

Sebagai gubernur, secara pribadi Longki mengaku prihatin dengan apa yang dipertontonkan kedua pimpinan itu. Longki berharap hal serupa tidak terulang lagi, termasuk di kabupaten lain, baik antara pimpinan, pejabat hingga para staf. Sebab dengan terjadinya perselisihan akan mengakibatkan terganggunya roda pemerintahan dalam melayani masyarakat.

“Kita akan berupaya menasihati dan merujukkan agar mereka bisa bersama-sama lagi. Itu tugas kami mengingatkan sebagai hubungan kemitraan antara bupati dan wakilnya,” ucapnya.

“Saya ingin menasihati sebagai senior dan sebagai gubernur, kalau dimarahin nggak, karena ini hanya masalah moral yang tidak bisa mengendalikan emosi karena perbedaan kepentingan,” tambah gubernur.

Longki juga mengungkapkan, sudah mencoba menghubungi Saleh Bantilan dan Wakilnya Abdul Rahman H Budding via telpon. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena nomor yang ditelpon tidak dapat dihubungi.

“Saya sudah hubungi tadi malam (kemarin,red), tapi nomor mereka tidak aktif,” tandas Gubernur Longki.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hery Murwono yang dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini Polres Tolitoli sudah memeriksa terlapor Wakil Bupati Abdul Rahman. Kasus itu katanya, masih dalam penyelidikan dan telah meminta keterangan sebanyak lima saksi, termasuk Sekda Kabupaten Tolitoli dan Kabag Humas Pemda. (mic/edy)


Editor: Udin Salim