Thursday, 16 August, 2018 - 22:59

Dana Aspirasi DPRD Morut Disorot

Syahril Masnun. (Foto: Alekson Waeo/ Metrosulawesi)

Morut, Metrosulawesi.com - Pengelolaan dan pemanfaatan dana aspirasi anggota DPRD Morowali Utara selama ini dinilai banyak menyimpang dari tujuan awalnya. Dana aspirasi ini bahkan seringkali menjadi pangkal keributan karena dinilai tidak mencerminkan aspirasi masyarakat yang sesungguhnya.

Persoalan ini diungkapkan oleh para kontraktor yang melakukan demo di Dinas PU Tata Ruang. Saat itu, terjadi pengrusakan meja dan kaca jendela kantor pecah.

Legislator dari partai Golkar Mit Tulaka kepada Metrosulawesi baru-baru ini mengaku ada beberapa anggota DPRD yang antusias mengejar dana aspirasi keluar masuk kantor meminta paketnya yang diperjuangkan dari kecamatan. Sehingga, kata dia para kontraktor yang sudah dijanjikan dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tersebut tereliminasi, karena para OPD telah mendapat tekanan dari anggota dewan tersebut.

Sedangkan H Syahril Masnun menanggapi, bahwa dana aspirasi oleh anggota DPRD, sudah ada kesepakatan bersama agar para anggota dewan tidak ada yang terlibat proyek. Karena, kata dia bagaimana jika ada anggota dewan yang menangani proyek lalu anggota dewan itu sendiri yang memeriksa proyek tersebut.


Editor: Syamsu Rizal

Tags: