Sunday, 19 November, 2017 - 14:49

Deteksi Dini Kanker Prostat!

ILUSTRASI - Kanker prostat telah menjadi penyebab kematian akibat kanker yang ketiga pada pria. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Saat ini kecenderungan angka prevalensi kanker prostat terus meningkat. Kanker prostat telah menjadi penyebab kematian akibat kanker yang ketiga pada pria setelah kanker paru dan kanker usus besar dan merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada pria di atas usia 74 tahun. Sebuah studi bahkan menyebutkan bahwa prevalensi kanker prostat di Indonesia adalah 11 per 100.000 penduduk.

Kejadian kanker prostat di seluruh dunia saat ini terus mengalami peningkatan. Hasil studi tahun 2012 tentang kanker prostat di Indonesia menemukan bahwa 58,8% penderita kanker prostat datang memeriksakan diri ke dokter pada saat kanker tersebut sudah memasuki stadium lanjut.

Kanker prostat merupakan keganasan yang tidak memiliki gejala khas. Ketiadaan gejala khas inilah yang mengakibatkan sebagian besar penderita kanker prostat mengabaikan penyakit mereka dan seringkali datang berkonsultasi ke dokter pada saat penyakit mereka sudah memasuki stadium lanjut dimana kanker tersebut sudah menyebar ke tulang (terutama tulang panggul dan tulang belakang). Penyebaran ke tulang menimbulkan nyeri dan tulang menjadi rapuh sehingga mudah mengalami fraktur (patah tulang). Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami anemia. Kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya. pada tahap seperti ini risiko terjadinya kematian sangat tinggi. Oleh karena itulah kanker prostat sering dikatakan sebagai pembunuh yang datang diam-diam tanpa gejala.

Pemeriksaan dini memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup penderita kanker prostat. Pria dengan riwayat keturunan (terdapat keluarga yang menderita penyakit serupa) dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan deteksi dini sejak usia 40 tahun melalui pemeriksaan colok dubur atau Digital Rectal Examination (DRE). Melalui deteksi dini, angka harapan hidup penderita kanker prostat dapat meningkat hingga 60%.

Karena penyebab belum pasti diketahui maka upaya yang dapat dilakukan adalah deteksi dini agar penyakit yang fatal dapat dihindari. Cara deteksi dini kanker prostat yaitu dengan melakukan pemeriksaan PSA (Prostate Specific Antigen) dan pemeriksaan DRE setiap setahun sekali.

Selama bulan April, laboratorium klinik Prodia memberikan konsultasi gratis dengan dokter spesialis untuk pemeriksaan PSA dengan hasil abnormal. Serta keringanan biaya 20% untuk pemeriksaan SSBC & HPV DNA (Pemeriksaan kanker serviks). Jangan lewatkan kesempatan ini karena program ini hanya berlangsung selama bulan April saja. S & K berlaku.

Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi laboratorium klinik Prodia, Jl. S. Parman No. 16, Palu (0451-451639 atau 0822 9167 2222). (Adv)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.