Monday, 20 August, 2018 - 13:12

Donggala-Sigi, Dapil “Neraka”

Palu, Metrosulawesi.com - Hingga pukul 20.00 tadi malam, sebanyak 12 partai politik sudah mendaftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg)nya untuk memperebutkan 45 kuota kursi DPRD Sulawesi Tengah. Beberapa daerah pimilihan dianggap menjadi ajang pertarungan gengsi partai, karena dihuni caleg dengan nama-nama tenar dan ketokohannya.

Dapil III, meliputi Kabupaten Donggala dan Sigi merupakan dapil “neraka” bagi para caleg. Disebut “neraka” karena caleg yang bersaing merebut suara di dapil itu, merupakan caleg yang memiliki ketokohan yang mumpuni.

Partai Nasdem misalnya, dua tokoh dianggap menjadi lawan berat bagi partai lain untuk memperebutkan enam kursi, yakni Nilam Sari Lawira dan Muh Masykur. Kedua tokoh ini memiliki tingkat popularitas hampir menyeluruh di dua kabupaten itu.

Sebagai ketua DPD Nasdem Sigi sekaligus anggota DPRD Sulawesi Tengah, nama Muh Masykur sangat familiar di Sigi dan Donggala. Pembawaan sederhana dan mudah ditemui, menjadikan Masykur salah satu kandidat yang diprediksi kembali melenggang ke kursi DPRD Sulawesi Tengah.

Begitupun dengan Nilam Sari Lawira. Walaupun baru mengambil sikap terjun ke dunia politik, namun sentuhan tangannya sudah dirasakan masyarakat. Bersama Yayasan Insan Cita Indonesia (ICI) berbagai kegiatan sosial mewarnai kehidupan masyarakat di Sigi dan Donggala, apalagi bersama ICI sejumlah warga berkesempatan menjalankan ibadah umrah gratis.

Sementara Partai Golkar menjagokan Ridwan Yalijama, Budi Luhur Larengi dan Aswan M Daali untuk memperebutkan kursi DPRD Sulawesi Tengah daerah pemilihan Donggala-Sigi. Ridwan Yalijama merupakan mantan Ketua DPRD Donggala periode 2004-2009 dan Anggota DPRD Sulawesi Tengah periode 2009-2014.

Sementara Budi Luhur Larengi merupakan tokoh senior di Golkar sekaligus mantan Ketua DPRD Sigi periode 2009-2014 dan saat ini masih menjabat anggota DPRD Kabupaten Sigi. Pun dengan Aswan M Daali, merupakan anggota DPRD dua periode di Kabupaten Donggala.

Di Partai Gerindra nama Arena Jr Parampasi masih menjadi ujung tombak untuk mengamankan kursi Gerindra di DPRD Sulawesi Tengah.

Tak ketinggalan PDIP, komposisi caleg yang didaftarkan juga akan mengamankan 1 kursi milik PDIP saat ini. Muharram Nurdin menjadi tokoh sentral PDIP untuk mendulang suara, didampingi Soraya Sultan, PDIP optimistis tetap meraih kursi dari Donggala-Sigi.

“PDIP menargetkan semua dapil memiliki perwakilannya di DPRD Sulawesi Tengah,” tegas Muharram usai mendaftar di KPU Sulawesi Tengah, Selasa 17 Juli 2018.

Sementara Partai Hanura menjagokan Abdurahman (Umang) guna meraup suara sebanyak-banyaknya. Sebagai kontestan Pilkada, Umang sudah sangat familiar di masyarakat Donggala.

Melihat komposisi caleg dari partai politik, nampaknya Donggala-Sigi menjadi daerah pemilihan dengan tingkat persaingan ketat. Sulit bagi caleg membuat selisih jauh perolehan suara, karena rata-rata caleg yang diusung memiliki nilai jual tinggi di masyarakat. 


Editor: Udin Salim

Tags: