Saturday, 21 October, 2017 - 12:55

GNPF-MUI Seru Umat Islam Revolusi Aklak Mulia

Ribuan peserta aksi 112 (12 Februari 2017) mengikuti Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (11/2). Foto: Ist

Jakarta, Metrosulawesi.com - Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) Bachtiar Nasir menyerukan revolusi aklak mulia. Hal ini ia tegaskan pada aksi damai 112 di Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (11/2/2017).

Menurutnya revolusi akhlak mulia akan menempatkan umat Islam lebih bermartabat. Salah satu bentuk revolusi yang diserukan ulama alumni Gontor ini dengan tidak mudah terprovokasi.

Ia meminta massa tidak mengeluarkan perkataan yang bukan merepresentasikan umat Islam di media sosial.

"Revolusi paling penting sekarang adalah revolusi akhlakul karimah kalau Anda ingin menjadi umat Islam yang bermartabat," kata Bachtiar seperti Metrosulawesi kutip dari Media Indonesia.

"Mulai hari ini saya sarankan, kalau di medsos jangan banyak mengeluarkan kata-kata kotor. Mulai sekarang umat jangan emosi," lanjut Bachtiar.

Bachtiar juga berpesan kepada umat Islam agar dapat menahan diri terhadap provokasi pihak tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah persatuan.

"Janganlah umat Islam gampangan marah daripada untuk damai. Kalau disulut kemudian 'ngamuk-ngamuk' maka akhlak kita dinilai jelek. Anda mau Indonesia (berpecah) seperti Suriah? Maka, kita harus bersatu dan berakhlakul karimah," jelasnya seperti lansir ROL.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.