Thursday, 19 July, 2018 - 04:17

Hanura Parimo Rapatkan Barisan

Ketua DPC Partai Hanura Parimo, Sartini. (Foto: Ist)

Parimo, Metrosulawesi.com - Ketua DPC Partai Hanura Parigi Moutong (Parimo), Sartini Dauda kembali mengingatkan seluruh kader partai untuk mematuhi perintah partai dalam memenangkan calon bupati dan wakil bupati yang diusung oleh Hanura.

Hal itu ditegaskan Sartini menyikapi tidak loyalnya salah satu kader partai Hanura, yang secara terang-terangan memberikan dukungan kepada pasangan lain yang tidak diusung oleh Hanura. Sartini menegaskan untuk Parimo, Hanura sepenuhnya mengusung pasangan Amrullah Almahdali-Yufni Bungkundapu (AMIN).

‘’Tidak ada yang terbagi-bagi, yang jelas kita itu satu Komando, wajib mendukung pasangan Amrullah dan ibu Yufni, karena itu tidak ada tawar- menawar, dan tidak ada lagi cerita yang lain kesana (kandidat lain), tidak ada pembagian-pembagian seperti itu,’’ ungkap Sartin Dauda kepada Metrosulawesi di ruang kerjanya Selasa 20 Februari 2018.

Menurut  Sartini, sebagai kader Partai Hanura pihaknya harus mematuhi perintah langsung dari DPP, apabila ada kader yang tidak mematuhi aturan-aturan dari DPP berarti mereka itu bukan kader Partai Hanura, yang jelas kalau mereka memang merasa kader otomatis akan patuh pada aturan tersebut.

‘’Jika memang  kita temukan, kami akan tindaklanjuti dan dilaporkan ke tingkat DPD atau tingkat DPP, baik dia itu anggota DPR apa saja, tetap kami laporkan,’’ tegas Sartin.

Dia mengatakan, bahwa salah seorang kader Hanura yang saat ini telah mendukung salah satu kandidat yang tidak di usung oleh partai Hanura sebelumnya memang masuk dalam kader partai yang masuk dalam pengurusan DPC, tetapi sebelum verifikasi turun SK baru yang notabene dirinya sebagai ketua DPD.

‘’Mungkin mereka kecewa saya sebagai ketua atau tidak mengakui atau bagaiman saya juga tidak tahu, sebagai kader partai saya siap menjalankan perintah partai,’’ terangnya.

Ketika di tanya terkait ketua DPC Partai Hanura sebelumnya yakni, Fahri Lapato Ia mengatakan, bahwa sesuai SK dari DPD Partai Hanura Provinsi Sulawesi Tengah yang di keluarkan pada tanggal 29 September 2017, tentang susunan kepengurusan DPC Partai Hanura Kabupaten Parimo  menyatakan masa baktinya itu tidak berlaku lagi.

‘’Jadi terkait nama yang bersangkutan masuk dalam sipol itu saya tidak tau apakah masuk atau tidak, artinya mungkin kalau dalam sipol mungkin ada, cuma dalam struktur kepengurusan baru ini mungkin sudah tidak ada dengan terbitnya SK baru,’’ pungkasnya.            


Editor: Elwin