Sunday, 19 November, 2017 - 12:49

HUT Brimob Berlangsung Sederhana

POTONG TUMPENG - Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Drs Rudy Sufahriadi saat melakukan pemotongan tumpeng dalam acara  HUT Brimob ke 72,yang di laksanakan  di lapangan AKP Bryan Tatontos, Mako Brimob Polda Sulawesi Tengah, Selasa 14 November 2017. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com – Peringatan HUT ke-72 Brimob di lingkungan Polda Sulteng dilakukan secara sederhana. Upacara yang berlangsung di lapangan AKP Bryan Tatontos di Mako Brimob, Selsa 14 November,  dipimpin langsung Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs Rudy Sufahriadi.

Kapolda pada kesempatan itu membacakan amanat Kapolri Jenderal H Tito Karnavian, Ph.D. Dalam amanatnya Kapolri mengatakan, Korps Brimob Polri adalah satuan elit kepolisian yang sudah berperan aktif di Indonesia.

“Keberadaan Brimob tidak bisa dipisahkan dari Indonesia, di manapun bertugas, personel Brimob terus bekerja dengan baik, dan tidak terlena dengan prestasi yang diraih,” kata Kapolri.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs Rudy Sufahriadi juga mengatakan, prestasi yang telah ditorehkan oleh Korps Brimob Polri di mana pun bertugas, hendaknya menjadi motivasi untuk mempertebal semangat pengabdian kepada masyarakat. Dirinya berharap Korps Brimob Polri, tidak terlena dengan pencapaian yang telah diraih saat ini, justru sebaliknya menjadi modal untuk berbuat yang terbaik khususnya dalam meraih kepercayaan masyarakat.

Bahkan Brigjen Pol Drs Rudy Sufahriadi mencontohkan dalam berbagai survey, Polri berhasil menempati urutan ke empat teratas, dalam hal tingkat kepercayaan masyarakat. Sebelumnya, institusi Polri masuk dalam tiga terbawah, perihal institusi yang tidak dipercaya, namun saat ini peringkat Polri telah merangkak jauh naik.

Selain meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, Polri juga dihadapkan dengan berbagai tantangan di masa depan. Tantangan tersebut akan menjadi bagian dari tugas Brimob Polri seperti penanganan kelompok terorisme maupun kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada beberapa wilayah di tanah air, penanganan konflik sosial, maupun gangguan kamtibmas lain yang memerlukan kehadiran pasukan Brimob Polri.

“Oleh sebab itu, Brimob Polri perlu untuk selalu menjaga kualitas dan kemampuannya disertai dengan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana termasuk persenjataan. Ancaman dari kelompok teroris dan kelompok kriminal bersenjata yang terjadi di Indonesia adalah ancaman nyata yang perlu ditanggulangi secara profesional oleh Polri. Tanpa adanya persiapan dari segi kemampuan personel, perencanaan, sarana dan prasarana, serta sinergi dengan seluruh stakeholders terkait, maka ancaman tersebut akan sulit untuk diatasi,” ujar Orang nomor satu di Mapolda Sulteng itu.

Turut hadir dalam upacara HUT Korps Brimob tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah, Danrem 132/Tadulako, Kolonel Inf Muhamad Saleh Mustafa, Danlanal Palu beserta jajarannya, Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said, para Kapolres jajaran Polda Sulteng.

Usai menggelar Upacara, para tamu undangan dihibur dengan berbagi pertunjukan mulai dari perlombaan bongkar pasang tenda peleton oleh personel Brimob bersama TNI, tari-tarian yang dibawakan oleh TK Bhayangkara Brimob, pemotongan tumpeng dan diakhiri penampilan artis dangdut Duo Amor, serta pemberian santunan kepada keluarga personel yang telah gugur dalam menjalankan tugas, yang diterima langsung oleh perwakilan keluarga dan diserahkan langsung oleh Kapolda Sulteng.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.