Thursday, 21 June, 2018 - 10:32

Irwan: UNBK Dapat Hindari Kecurangan

Irwan Lahace. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulteng Irwan Lahace menilai, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dapat menghindari kecurangan olah pihak sekolah karena soalnya langsung dikirim dari pusat, dan tanpa adanya perantara.

Menurut Irwan, pelaksanaan UNBK sangat baik dibandingkan dengan pelaksanaan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) yang selama ini dilaksanakan.

“Sebab proses penyaluran UNKP sangat panjang. Tak hanya itu jadwalnya kadang meleset dari target yang membuat banyak kejadian pihak sekolah terpaksa harus menggunakan mesin fotocopy untuk memenuhi kebutuhan soal,” ungkapnya.

Irwan mengatakan dengan banyaknya kelebihan di UNBK ini, diharapkan seluruh sekolah tingkat SMA dan SMK baik negeri maupun swasta di Sulteng bisa melaksanakan UNBK.

“Kita sudah banyak belajar dari tahun sebelumnya tentang kekurangan dari pelaksanaan UNKP. Selain itu kita bisa menghindari pihak-pihak oknum untuk bisa membocorkan soal yang ada di UNKP. Makanya sekolah wajib mendukung program pemerintah dalam melaksanakan UNBK,” katanya, Sabtu 3 Februari 2018.

Irwan menambahkan pelaksanaan UNBK sebenarnya tidak sulit bagi sekolah karena hanya menyiapkan serfer. Sementara fasilitas komputer bisa dipinjamkan dari pihak siswa yang memiliki komputer. Jika tidak memiliki bisa meminjam sekolah lainnya yang memiliki fasilitas komputer yang memadai.

“Intinya dalam pelaksanaan UNBK ini memerlukan kemauan jika tidak sekolah tidak mau berusaha maka tidak akan jalan pelaksanaan UNBK. Tetapi jika ada kemauan maka semuanya bisa berjalan dengan baik. Sebab jika sekolah hanya bisa mengharapkan bantuan dari pemerintah maka akan sulit karena bantuan dari pemerintah sangat terbatas,” ujarnya.

Pada UNBK SMA/MA tahun 2017 sebanyak 56 sekolah dari jumlah 8.943 siswa. Sedangkan SMK sebanyak 89 sekolah dengan jumlah siswa peserta UNBK 8.251 orang. Sementara UNKP, SMA/MA tercatat 292 sekolah dengan jumlah peserta 16.943 siswa, SMK sebanyak 79 sekolah dengan peserta ujian 2.838 siswa


Editor: Pattarudin

Tags: