Sunday, 19 November, 2017 - 15:06

Karang Taruna Poviata Gencar Kampanye Stop Narkoba

Anggota karang taruna Poviata.

Rangkul Mantan Pengguna untuk Berkreasi

Palu, Metrosulawesi.com - Narkoba merupakan musuh bangsa yang mengancam generasi muda. Narkoba berhasil masuk ke berbagai kalangan, khususnya pemuda dan pelajar. Diperlukan kerjasama dan kepedulian dari berbagai pihak untuk menekan peredaran obat haram ini.

Karang Taruna Poviata salah satu yang mengambil bagian dalam hal itu. Karang taruna yang terletak di Kelurahan Nunu ini gencar melakukan kampanye stop narkoba serta mewadahi para mantan pengguna narkoba untuk berwirausaha.

Ditemui Jumat, 3 November 2017, Ketua Karang Taruna Poviata, Fandi Rahmat mengatakan saat ini pihaknya berkerjasama dengan instasi-instansi terkait memetakan kawasan pemberdayaan pecandu narkoba.

"Kemarin saya buat wacana ke mereka  bahwa pecandu tidak bisa langsung kita sentuh, karena sulit. Mungkin teman-teman yang sudah sadar, itu yang bisa kita ambil. Karena mereka sudah tahu apa efeknya," lanjut Fandi.

Lebih lanjut Fandi mengungkapkan pihaknya akan membuat kelompok usaha yang jika usaha yang dikelola eks pecandu narkoba tersebut telah berhasil.

“Sehingga mulai mantan pemakai sampai mantan pengedar itu akan merasa dengan kegiatan positif ini, maka mereka akan merasa nyaman,” jelasnya.

"Saya tidak gunakan obat-obat, tapi saya peduli dengan mereka. Saya sebagai Ketua Karang Taruna Poviata punya kewajiban untuk itu. Saya merasa terpanggil untuk membantu para 'eks' narkoba agar tidak terjun lagi ke dalam dunia narkoba. Kita berikan mereka suasana yang nyaman saat membangun usaha di Karang Taruna Poviata,” jelasnya.

“Di Karang Taruna Poviata kita akan duduk bersama, merangkul satu sama lain untuk mencari solusi.  Yang penting kita harus berbuat dulu," tegas Fandi.

Salah satu anggota KT. Poviata, Astrid Saureka mengungkapkan cara terbaik agar pecandu narkoba dapat berhenti mengkonsumsi narkoba adalah dengan memberikan pendampingan dan support terhadap mereka.

"Saya juga sebenarnya bukan eks-pemakai, namun saya satu visi-misi dengan ketua, yakni mendukung teman-teman yang sudah tidak mengkonsumsi narkoba lagi agar dapat maju, bisa diberdayakan untuk membuat usaha. Supaya kita bisa sama-sama saling mendukung" Jelas Astrid.

Karang Taruna Poviata beberapa hari yang lalu bekerjasama dengan Badan Nasional Narkotika (BNN) menggelar pelatihan life skill. yakni memanfaatkan barang bekas untuk dijadikan suatu kerajinan tangan bernilai tinggi.


Editor : M Yusuf Bj

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.