Tuesday, 17 January, 2017 - 21:00

Kasus Korupsi Perusda, Sekda Parimo Akui Adanya Dana Penyertaan Modal

ILUSTRASI - Pengadilan. (Foto : Google image)

Palu, Metrosulawesi.com - Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Abdul Razab mengaku mengetahui adanya dana penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah (Perusda) Parimo.

Hal itu diungkapkan Abdul Razab saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal pada Perusda Parimo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Palu, Selasa, 10 Januari 2017.

Abdul Razab dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menjadi saksi dalam kasus ini dengan terdakwa mantan Direktur Operasional Perusda Parimo, Sugendi Samudin.

Diketahui, pada tahun 2006-2011, Perusda Parimo mendapatkan dana penyertaan modal senilai Rp 2,4 miliar lebih dan bantuan hibah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) senilai Rp 350 juta pada Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Parigi Moutong.

Dana penyertaan modal ini seharusnya digunakan untuk operasional Perusda Parimo yang bernirlaba. Namun ditemukan adanya perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian negara atau daerah senilai Rp 828.664.515.

Abdul Razab dalam persidangan mengaku mengetahui soal adanya dana penyertaan modal karena kapasitasnya saat itu sebagai Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Parimo.

Pada persidangan itu juga terungkap bahwa Abdul Razab menjabat sebagai anggota pengawas Perusda. Namun, dia mengaku mengetahui dirinya sebagai pengawas Perusda saat pengelolaan dana penyertaan modal itu bermasalah.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan