Thursday, 23 March, 2017 - 18:38

KONI Sulteng Tak Danai Cabor ‘Mati’

ILUSTRASI - Perbasi merupakan salah satu dari sembilan cabor di Sulawesi Tengah yang kepengurusannya dinyatakan telah berakhir. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Sembilan Cabor Harus Segera Musda

Palu, Metrosulawesi.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah mencatat setidaknya ada sembilan cabang olahraga (cabor) yang masa kepengurusannya sudah berakhir. Bagi cabor yang dinyatakan masa kepengurusaanya telah berakhir tidak lagi berhak didanai oleh komite olahraga itu.

Setidaknya ada sembilan cabor di Sulawesi Tengah yang kepengurusannya dinyatakan telah berakhir. Kesembilan cabor tersebut, Perserosi, PABBSI, Podsi, FPTI, Perbasi, POSI, Bapor Korpri, PBSI, dan PP KORI.

Olehnya, KONI Sulteng mengimbau seluruh cabor yang masa kepengurusannya telah berakhir agar segera melakukan Musyawarah Daerah (Musda) untuk menyusun kembali kepengurusan yang baru.

“Karena kalau masa kepengurusannya sudah ‘mati’ KONI tidak lagi berhak untuk memberikan sumbangan dana,” ungkap Wakil Sekretaris KONI Sulteng Danny Syamsu W, Selasa 10 Januari 2017.

Dari kesembilan cabor tersebut, bahkan ada cabor yang sejak terbentuk belum memiliki pengurus aktif. Salah satunya cabor sepatu roda (Perserosi). Menurut KONI Sulteng, cabor yang satu ini sejak dibentuk tidak pernah ada kejelasan kepengurusannya.

“Bahkan kita sudah pernah beli alat untuk atlet agar bisa latihan, tapi cabor ini sampai sekarang masa kepengurusannya sudah berakhir tidak pernah ada kegiatannya,” ujar Wakil Ketua Bidang Iptek KONI Sulteng Hamzah.

Pihak KONI berharap agar cabor yang sudah berakhir masa kepengurusannya segera melakukan Musda agar kedepan bisa dengan mudah mendapatkan bantuan dana dari pihak KONI. Karena pihak KONI hanya berhak memberikan dana ke cabor yang masa kepengurusannya masih aktif dan belum berakhir.

Selain itu, KONI Sulteng juga telah memasukkan sejumlah cabor baru. Hingga saat ini ada empat cabor baru yang kepengurusannya sudah di-SK-kan. Cabor tersebut yakni, POKSI, arum jeram, yungmodo, dan Perpani.

“Masih ada sejumlah cabor baru yang rencananya akan dimasukkan, tapi SK-nya belum ada,” jelas dia.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.