Thursday, 21 June, 2018 - 10:36

Kontes Miss Waria Batal

PERTEMUAN - Kasat Reskrim Polres Palu AKP Kristian Holmes Saragih Sik, dan Kasat Intel AKP Syahrul Alamsyah SH, saat menerima Perwakilan Front Umat Islam (FUI) Sulteng, Perwakilan dari Hotel Sutan Raja Palu, serta perwakilan dari panitia Kegiatan Miss Waria, di Mapolres Palu, Senin 5 Februari 2018. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com – Setelah menjadi polemik di masyarakat, kontes miss waria dinyatakan batal. Keputusan ini diambil dalam pertemuan antara perwakilan Front Umat Islam (FUI) Sulteng, perwakilan hotel serta penyelenggara di Mapolres Palu. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Palu.

Kedatangan tiga perwakilan tersebut diterima oleh Kasat Reskrim Polres Palu AKP Kristian Holmes Saragih Sik, dan Kasat Intel AKP Syahrul Alamsyah SH, di ruang kerja Kasat reskrim Polres Palu, Senin 5 Februari 2018.

Dalam pertemuan itu Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Kristian Holmes Saragih menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tentunya tidak lagi diselenggarakan, karena akan menimbulkan persoalan ditengah masyarakat, dan tentunya akan membahayakan pihak penyelenggara apabila ada sesuatu yang bersifat kriminal saat kegiatan.

“Misalkan ada kegiatan ini kemudian ada ormas datang, tanpa ada izin dari aparat kepolisian, maka pihak penyelenggara tentunya akan kami amankan. Dan sebaiknya agenda waria jangan diadakan di Kota Palu, sebab jelas masyarakat tidak ada yang setuju,” ucapnya.

Holmes bahkan berpesan, dengan adanya masukan dari empat perwakilan Ormas FUI Sulteng, seharusnya ada tindakan serius dari Dinas Sosial, karena waria adalah sebuah penyakit yang dapat menganggu generasi muda.

“Dinsos juga sebaiknya harus tangani kasus ini. Kami belum bisa tangani,” kata Holmes.

Manajer Hotel Sutan Raja Dina dalam pertemuan itu menyatakan pihaknya tidak akan menyediakan tempat atau ruang terhadap penyelenggaraan Miss Waria.

Kepastian batalnya rencana miss waria disambut lega oleh FUI Sulteng. Dari FUI hadir Ustad Ali Firdaus, Ustad Abu Umar, Ustad Mukhtar dan Ustad Hartono menjelaskan kedatangannya untuk mencari solusi dari ketidakpastian kegiatan tersebut.

“Karena sudah ada penjelasan yang disampaikan pihak hotel bahwa kegiatan ini tidak jadi, kami dari pihak FUI merasa senang karena sudah ada kepastian,”  kata Ustad Hartono.

Sementara itu kasat Intel Polres Palu AKP Sahrul Alamsyah SH, usai pertemuan menegaskan bahwa dari kesepakatan semua pihak bahwa kontes Miss Waria tidak akan di laksanakan, dan juga pihak Polres Palu sendiri, dengan alasan dan pertimbangan lainya, tidak mengeluarkan izin terkait dengan kontes Miss Waria tersebut.

“Iya, kesepakatan semua pihak kontes Miss Waria itu tidak akan terlaksana,” tegasnya.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh Roni Kadir sebagi perwakilan panitia penyelenggaraan Miss Waria tersebut.


Editor: Pattarudin

Berita Terkait