Thursday, 21 June, 2018 - 10:44

LIPI Mulai Observasi di Sigi

RESPONS POSITIF – Puluhan warga Sigi memberikan respons positif kepada tim LIPI saat melakukan peninjauan lokasi penelitian di Sigi. (Foto: Humas Pemkab Sigi)

Sigi, Metrosulawesi.com – Setelah teken kontrak nota kesepahaman kerja sama dengan Pemkab Sigi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), bergegas melakukan observasi pendahuluan di kompleks pembangunan kebun raya Sigi, berada di Desa Sidondo 1, Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu, 22 April 2018.

Bupati Sigi, Mohammad Irwan Lapatta, mengatakan, nota kesepahaman dsepakati dengan pihak LIPI, salah satu diantaranya adalah mereka bersedia melakukan penelitian di Kabupaten Sigi ini.

“Adapun hasil penelitian dari Lipi nantinya, maka hasil dari itulah yang diproses kemudian dikembangkan kembali Pemkab Sigi,” ungkapnya.

Irwan Lapatta, orang nomor satu di lingkup Pemkab Sigi ini, menambahkan  pengembangan dimasksud dilakukan penelitian itu yakni, diantaranya pengembangan sumber daya alam (SDA), dan pengembangan lingkungan hidup.

Ketika dijabarkan, kata dia, pengembangan itu meliputi aspek hutan lindung dan aspek perairan ikan tawar Sigi yang kian diminati pengunjung. Selain itu, aspek lain seperti tumbuh-tumbuhan dan beberapa satwa langkah butuh penelitian lebih serius. 

“Begitu pun dengan potensi sumber daya mineral memerlukan penelitian lebih lanjut,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya untuk mendorong program ekonomi kerakyatan maka Lipi diminta pula mengembangkan penerapan ilmu tegnologi tepat guna (TTG). Karena ilmu TTG itu sangat diperlukan di bidang pertanian, peternakan, kehutanan, dan pangan. 

“Sehingga kerja sama yang dibangun dengan Lipi ini diharap membawa perubahan bagi daerah Sigi,” terangnya.

Menurutnya, kebun raya Sigi ini ke depan dapat dijadikan sarana media edukasi Karena kebun raya memiliki daya tarik tersendiri miliki kelestarian alam luar biasa, dan destinasi wisata menakjubkan.

“Artinya pembangunan kebun raya ini sangat membantu masyarakat, karena memberi dampak social, dan dampak ekonomi yang baik,” pungkasnya. 

 

Editor: Syamsu Rizal