Friday, 22 June, 2018 - 03:48

Manasik Haji Digelar Dua Kali Sebulan

SOSIALISASI HAJI - Calon Jamaah Haji Kota Palu saat mengikuti sosialisasi haji yang digelar oleh Kemenag Palu bekerjasama dengan Pemkot Palu beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Secara nasional ,manasik haji di kabupaten/kota hanya diberikan waktu tiga kali penyelenggaraannya oleh Kementerian Agama RI. Namun Kementerian Agama Kota Palu pada tahun ini melakukan hal yang berbeda. Rencananya, manasik haji yang digelar mulai awal Feberuari tahun ini akan dilaksanakan sebanyak 15 kali hingga Agustus 2017, atau dua kali dalam satu bulan.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Kemenag Palu, Ma’sum Rumi kepada Metrosulawesi di kantornya, Rabu, 17 Januari 2018.

“Maka Kemenag Kota Palu mencoba mengevaluasi tiga kali kegiatan manasik ini. Kami menilai  waktunya sangat tidak efektif. Apalagi kegiatan manasik ini kita lakukan mendekati jadwal pemberangkatan, waktunya sangat singkat,” ungkap Ma’sum.

Olehnya itu, kata Ma’sum, pada 2018 ini, Kemenag Palu mencoba melakukan koordinasi dengan empat bank penerima setoran ibadah haji, diantaranya Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah.

“Alhamdulillah  koordinasi itu mendapat tanggapan baik dari bank-bank tersebut, bahkan bank penerima setoran ibadah haji sangat merespon. Sehingga rencana kita, kegiatan pra manasik haji di mulai awal Februari. Target kami 15 kali manasik atau dua kali dalam satu bulan,” ujarnya.

Ma’sum mengatakan pra manasik haji merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan Kementarian Agama Kota Palu. Mashum mengatakan selaku Kepala Kemenag Palu sangat mendukung dan mengapresiasi hal itu.

“Karena saran ini salah satu inovasi dari Kepala Seksi Penyelengaraan Haji dan Umrah,” katanya.

“Manasik haji ini sangat besar manfaatnya. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, khusus umat Islam atau para calon Jamaah Haji yang ada di Kota Palu,” katanya.

Ma’sum berharap melalui kegiatan ini, calon jamaah haji bisa betul-betul menguasai manasik hajinya.

“Jadi intinya adalah kami melakukan manasik ini untuk masyarakat. Ini juga untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa pemerintah memiliki perhatian khusus, apalagi ini menjadi instruksi Menteri Agama, untuk meningkatkan pelayanan haji,” jelasnya.

Kata Ma’sum, program manasik ini salah satu langkah yang dilakukan oleh Kemenag Palu dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh calon jamaah haji, yang akan berangkat pada musim haji tahun 2018. Agar bisa bersama-sama mengikuti kegiatan pra manasik haji,” imbaunya.

Terkait pembiayaan, kata Ma’sum, empat bank yang bekerjasama dengan Kemenag Palu siap menyediakan dananya. Sehingga, Kemenag tinggal menyediakan fasilitas untuk pelaksanaan manasik haji.

Menurutnya, program ini merupakan jalinan kebersamaan antara Kemenag Palu dan beberapa bank tersebut. Dengan adanya kebersamaan ini, semua pelayanan haji bisa lebih meningkat.

“Saya sering sampaikan pada tiap kesempatan, manasik haji ini sangat penting diikuti. Karena ketika sudah pelaksanaan ibadah haji di tanah suci, akan tampak perbedaan jamaah haji yang sering ikut kegiatan manasik dengan yang jarang ikut manasik. Apalagi yang tidak sama sekali ikut manasik, karena manasik haji ini langsung praktik,” ujarnya.

“Maka sekali lagi saya tekankan, pra manasik haji ini tidak dibebankan biaya kepada jamaah haji. Rencana, pelaksanaan manasik haji di gelar di Asrama Haji Transit Palu dan di beberapa masjid yang ada di Kota Palu,” tambahnya.
 
 
Editor: M Yusuf Bj