Tuesday, 12 December, 2017 - 09:09

Menegakkan Islam yang Rahmatan Lil ’Alamin

BERI PENCERAHAN - Ustaz Rokhmat S. Labib, M.EI saat memberikan pencerahan ke sejumlah tokoh-tokoh umat Islam di Sulteng, Sabtu 18 Maret 2017. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulawesi Tengah, mengggelar silahturahim bersama tokoh umat, dengan mengusung tema “Wujudkan Islam Rahmatan lil’alamin”, dengan menghadirkan langsung ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HTI, Ustaz Rokhmat S. Labib, M.EI, di Aula Upt. Pendidikan Pelatihan Tenaga Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Sabtu 18 Maret 2017.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh-tokoh agama, penjabat Kapolda Sulteng serta Anggota TNI.

Ustaz Rokhmat mengatakan, Islam rahmatan lilalamin yaitu menggerakkan Islam secara kaffah (paripurna), dengan definisi Islam adalah agama yang semua isi dan ajarannya serta hukumnya adalah rahmat.

“Termasuk kata Allah, dalam kehidupan ini sistem Islam perlu dijalankan. Akan tetapi perlu diingat, bahwa syariah secara kaffah tadi, hanya bisa dijalankan dalam posisi daulah khilafah,” katanya.

Ustaz Rokhmat mengatakan Islam diturunkan langsung oleh Allah Swt untuk mengatur seluruh aspek kehidupan umat manusia, dalam hal akidah dan syariah.

“Maka dari itu, beginilah Islam ketika hujan turun untuk membasahi dunia, harus bersyukur, karena itu rahmat alllah, jika berbicara terkait dengan rahmatan lilalamin, juga harus berbicara semua tentang aspek kehidupan umat Islam,” ujarnya.

Ustaz Rokhmat menjelaskan jika ingin mewujudkan rahmatan lilalamin, maka harus menegakkan khilafah di negara yang kita cintai ini, yaitu Indonesia.

“Kita harus memahami, bahwa jika tidak ditegakkan khilafah di muka bumi ini, maka seluruh umat Islam harus menganggap bahwa ini masalah bersama yang harus kita perjuangkan secara bersama-sama. Kita tidak boleh sendirian dalam menegakkan khilafah, harus mengajak semua umat Islam,” katanya.

Kata dia, mengajak yang lain dimulai dengan cara sosialisasi melalui dakwah, sehingga semua atau sebagian umat Islam memahami, bahwa Islam adalah rahmatan lilalamin.

“Di Indonesia, umat Islam sangat banyak, hampir 70 persen dan ini fakta. Kemudian dari sisi undang-undang, semua orang ketahui bahwa semua bukan dari Islam, ada dari warisan Belanda ada juga yang dibuat DPR. Padahal, justru ketika tidak menerapkan hukum Islam, ini menjadi bukti saat ini umat Islam dijajah oleh orang lain yang tidak bertangung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, ketua panitia HTI, DPD 1 Sulteng Surajidin mengatakan, sebagai sebuah gerakan dakwah, maka HTI senantiasa melakukan perannya di tengah-tengah masyarakat dalam amar ma'ruf nahi munkar.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah dimaksudkan gerakan dakwah itu sendiri, dengan melakukan penyadaran di tengah-tengah masyarakat. Maka, HTI mengadakan silahturahmi tokoh umat Islam untuk menyadarkan bahwa agama Islam yang diturunkan oleh Allah Swt adalah agama yang rahmatan lilalamin,” ungkapnya.

Kata dia, rahmatan lilalamin akan terwujud ketika semua ajaran-ajaran Islam diterapkan dengan baik. Sehingga apa yang diharapkan menjadi cita-cita selama ini bisa terwujud, dalam tegaknya Islam dalam bentuk perjuangan di muka bumi Allah, untuk tujuan bersama, yaitu rahmatan lilalamin.

“Kami mengundang perwakilan tokoh Islam, dari luar kota Palu maupun daerah lain, dan juga perwakilan dari ormas Islam meraka ikut hadir juga untuk mendengarkan penjelasan dari Ketum DPP HTI, Rokhmat S. Labib, diantaranya NU, Muhammdiyah dan MUI,” katanya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.