Thursday, 14 December, 2017 - 14:29

Mengunjungi Objek Wisata Air Panas Bora

OBJEK WISATA - OBJEK wisata air panas di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi yang ramai dikunjungi, khususnya pada akhir pekan. (Foto : Syamsu Rizal/ Metrosulawesi)

Menikmati Sauna, Terapi Alami dan Flying Fox
 
OBJEK wisata air panas di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi terus dibenahi. Bukan sekadar berendam di kolam air panas, tapi sudah dilengkapi fasilitas seperti cottage, gedung pertemuan, kolam untuk anak, sauna, hingga flying fox.

Jika Anda ingin berakhir pekan bersama keluarga atau rekan kerja, objek wisata ini adalah pilihan yang tepat. Objek wisata di lereng bukit itu, tidak jauh dari Kota Palu, ibukota Provinsi Sulawesi Tengah.

Hanya sekitar 20 kilometer ke arah selatan Kota Palu dan bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat semala sekitar 30 menit.

Anda juga bisa menginap dan menghirup udara segar pagi hari di objek wisata yang dibangun di atas lahan seluas 2 hektare ini. Pengelola menyiapkan delapan cottage bagi pengunjung. Empat di antaranya dilengkapi kamar tidur. Harga sewa cottage ini hanya Rp300 ribu per 24 jam. Tapi, jika rombongan tidak banyak bisa menyewa cattage yang ukurannya lebih kecil seharga Rp250 ribu.

Tiket masuk pun terbilang murah. Hanya Rp6 ribu per orang dan untuk anak Rp3 ribu. Setelah mandi dan merasakan sensasi sauna, Anda juga bisa bersantai di gazebo yang telah disediakan.

Salah satu fasilitas yang menarik di objek wisata ini adalah flying fox. Anda bisa merasakan sensasi meluncur di atas tali dengan ketinggian sekitar 10 meter dan panjang 100 meter.

“Kalau ada yang ingin menggelar acara pertemuan di sini, kami juga menyiapkan gedung pertemuan dengan kapasitas sampai 150 orang,” kata Muhammad Din, Seksi Kerja Sama dan Pemasaran Dinas Pariwisata Sigi ditemui di lokasi wisata Bora, beberapa waktu lalu.

Air panas yang muncul dari perut bumi itu mencapai 75 derajat celcius.

“Kalau telur direndam selama 15 menit akan matang,” kata Syam, petugas di objek wisata tersebut.

Sebagian pengunjung di objek wisata ini sengaja datang untuk melakukan terapi penyembuhan berbagai penyakit. Mereka mandi air panas untuk  membantu proses penyembuhan seperti reumatik, stroke, dan penyakit kulit.

Objek wisata air panas di Bora ramai dikunjungi, khususnya pada akhir pekan. Muhammad Din mengatakan, pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung bisa mencapai 300 sampai 400 orang.

Pengunjung tidak hanya berasal dari Kabupaten Sigi, tapi juga dari daerah lainnya, seperti Kota Palu. Soal keamanan, menurut Muhammad Din selama ini tak ada keluhan dari pengunjung.

“Pak Bupati mengembangkan kawasan wisata air panas Bora ini karena memang sangat potensial. Makanya fasilitas terus dibenahi,” kata Muhammad Din.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.