Sunday, 23 September, 2018 - 22:31

Nasdem Kawal Pengembangan Pendidikan Alkhairaat

ZIARAH MAKAM HABIB - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, ziarah ke makam Habib Idrus bin Salim Al Jufri. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Sesaat setelah tiba di bandara Mutiara Sis Al Jufri sekitar jam 15.00 Wita Jumat 6 April 2018, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, langsung berziarah ke makam Habib Idrus bin Salim Al Jufri serta bersilaturahmi dengan Ketua Utama Alkhairaat, Habib Saggaf Al Jufri.

Pertemuan dengan ketua utama dan pengurus Alkhiraat merupakan nostalgia bagi Surya Paloh. Pada 15 tahun lalu, tepatnya tahun 2003 bapak restorasi ini berjumpa dengan pengurus besar Alkhairaat. Bahkan sempat memberi kuliah umum di Universitas Alkhairaat. Saat itu Surya Paloh meminta dukungan dan restu kepada Alkhiraat untuk maju sebagai calon presiden.

Surya Paloh yang saat silaturahmi kemarin, disuguhkan teh kapulaga banyak berbicara soal bagaimana kondisi pemerintahan saat ini, khususnya mengenai Presiden Jokowi. Di matanya, Jokowi merupakan sosok pemimpin rendah hati dan pekerja keras.

Di hadapan Habib Saggaf, Ketua Umum Nasdem memuji peranan Alkhairaat di Sulawesi Tengah, utamanya di bidang pendidikan.

“Posisi Alkhairaat sangat strategis di Sulawesi Tengah, termasuk Indonesia Timur. Memiliki 1.000 lebih lembaga pendidikan di Indonesia Timur, Alkhairaat memberikan motivasi bagi dunia pendidikan di tanah air.  Jika Nasdem memenangkan Pemilu, akan menjadikan Alkhairaat sebagai pilot project untuk pendidikan di Sulawesi Tengah, khususnya Fakultas Kedokteran Unisa,” kata Surya Paloh didampingi Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad M Ali.

Surya Paloh meminta Alkhairaat untuk menyusun kebutuhan perguruan tinggi, yang selanjutnya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Ia juga meminta Bendahara Umum DPP Nasdem Ahmad M Ali sebagai putera daerah Sulawesi Tengah untuk mengawal kebutuhan Alkhairaat tersebut.

Dirinya berharap upaya-upaya pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah bisa berjalan cepat sebagaimana mestinya.

"Salah satu faktor untuk menunjang percepatan pembangunan yang diselenggarakan pemerintah yaitu memberikan penjelasan sebaik-baiknya kepada masyarakat," sebutnya.

Surya Paloh mengaku bahwa penyelenggaraan pembangunan saat ini masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Pemerintah memiliki niat baik untuk memperbaikinya.

"Habib Saggaf menyampaikan bahwa ada rencana kunjungan Presiden ke Palu tanggal 30 April. Saya sampaikan berbicaralah secara langsung apa yang dirasakan oleh masyarakat di Sulawesi Tengah, kemudian apa yang diharapkan oleh perguruan tinggi Alkhairaat," terangnya.

Surya Paloh mengatakan Partai Nasional Demokrat yang dipimpinnya merupakan salah satu partai nasionalis religius. Karena visi Nasdem tidak bertolak belakang dengan konsep Islam rahmatan lil alamin (rahmat sekalian alam).

Ia meyakini bahwa Islam rahmatan lil alamin, untuk mengajak, mengayomi seluruh umat manusia. Konsep tersebut juga diperankan oleh Nasdem, sehingga diyakini sejalan dengan peran Alkhairaat.

Tidak hanya itu, Nasdem juga sejalan dengan peran Alkhairaat dalam membina, menganyomi umat dalam menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengembangkan pendidikan.

"Nasdem Partai Nasionalisme tetapi religius. Saya ini membuat sesuatu yang berarti bagi bangsa ini, memberikan pengabdian bagi bangsa ini baik kepada muslim atau non-muslim," kata Surya Paloh.

Sementara itu Habib Saggaf menceritakan pencapaian dan peranan Alkhairaat selama berada di Sulawesi Tengah. Namun, ada perbedaan perlakuan pemerintah terhadap lembaga-lembaga pendidikan swasta dengan negeri. Padahal swasta juga sangat berperan besar memajukan dunia pendidikan.

“Seharusnya pemerintah bisa berlaku sama dengan lembaga pendidikan negeri dan swasta. Selama ini perhatian pemerintah terhadap swasta sangat rendah, bahkan kepada sesama lembaga swasta saja pemerintah tidak memberikan perlakuan yang sama,” kata Habib Saggaf.

Apa yang menjadi keluhan Alkhairaat mendapat respons dari Nasdem. Persoalan tersebut akan dikomunikasikan dengan Kementerian Agama untuk dicarikan jalan keluarnya, karena peranan swasta juga besar dalam memajukan pendidikan.

Sebelum berziarah ke makan Guru Tua, sambuatan luar biasa ditunjukkan jajaran pengurus dan kader Nasdem se Sulawesi Tengah. Mulai dari Bandara Mutiara Sis Al Jufri, ratusan kader partai antusias menyambut kedatangan sangat maestro politik.

Setibanya di Bandara Mutiara, Surya Paloh disambut langsung Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad M Ali dan istrinya Nilam Sari Lawira, Ketua DPW Nasdem Sulawesi Tengah Tahmidy Lasahido, Ketua Dewan Pertimbangan DPW Nasdem Sulawesi Tengah Rusdi Mastura, dan puluhan kader lainnya.

Kader Nasdem yang memenuhi Bandara juga terlihat antusias menyambut kedatangan pemimpin mereka.

Usai melaksanakan semua kegiatan kemarin, Sabtu 7 April hari ini Surya Paloh akan meresmikan kantor DPW Nasdem Sulawesi Tengah, serta melantik pengurus DPW dan DPD Nasdem se Sulawesi Tengah. (el/edy)


Editor: Udin Salim