Friday, 20 July, 2018 - 05:18

Palu Salonde Percussion Libatkan Ratusan Siswa SMP

TINJAU LOKASI - Kadisdikbud Palu Ansyar Sutiadi bersama Kepala Dinas Tata Ruang Kota Palu Darma Gunawan serta Panitia PSP lainnya mengunjungi lokasi kegiatan di Hutan Kota Kaombona, Selasa, 10 Juli 2018. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Rapat Koordinasi Palu Salonde Percussion (PSP), di Ruangan Rapat Bantaya, Balaikota Palu, Selasa, 10 Juli 2018. Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Kota Palu, Asri SH dan dihadiri oleh sejumlah kepala OPD lingkup Pemkot Palu. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengungkapkan bahwa pada rapat tersebut telah memberikan masukan dan saran untuk mematangkan konsep pelaksanaan PSP tersebut. 

“Terkait kendala-kendala, kami telah mempunyai alternatif-alternatif untuk mengatasinya,” katanya. 

Ansyar mengungkapkan kelompok seni yang akan hadir di acara Palu Salonde Percussion yakni kelompok seni dari Spanyol, Bali, Belawan, kelompok seni lokal Palu. 

“Sementara untuk kelompok seni lainnya seperti dari Yogyakarta, Aceh, Papua masih menunggu konfirmasi dari daerah tersebut,” katanya.

“Kami menargetkan 10 kelompok seni tampil di PSP, itu sudah cukup, karena waktunya juga tidak lama. Event ini juga masih baru digelar oleh Kota Palu. Kami berharap ada lima kelompok seni dari nusantara dan lima kelompok seni lokal,” ujarnya. 

Selain itu, kata Ansyar, presentasi kesiapan pelaksanaan PSP sudah mencapai 75 persen. 

“Nantinya sejumlah siswa dari 11 SMP di Kota Palu akan dilibatkan untuk tampil di acara PSP ini. Saat ini para siswa tersebut sementara mengikuti latihan di SMPN 15 Palu untuk pertunjukan Percussion Kolosal. Jumlah siswa SMP yang terlibat sebanyak 100 orang,” katanya. 

Ansyar mengatakan, sebanyak 500 orang ditargetkan hadir dalam acara Palu Salonde Percussion ini, baik itu dari kalangan masyarakat umum maupun peserta didik. 

“Lokasi event ini di Hutan Kota Kaombona tepatnya di depan Universitas Muhammadiyah Palu, berada di sekitar STQ,” ujarnya. 

Ansyar mengungkapkan, kegiatan itu akan digelar selama lima hari, 10-14 Agustus 2018. 

“Banyak agenda kegiatan di acara tersebut, seperti pameran, karnaval budaya, drum band. Rencananya acara itu akan dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhajir Efendi,” ungkapnya. 

 

Editor: M Yusuf Bj