Thursday, 21 June, 2018 - 11:00

PAUD Permata Bangsa Wisuda 11 Murid

WISUDA - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Sulawesi Permata Bangsa mewisuda sebelas muridnya di sekolahnya di Jalan Permata Bangsa, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore Palu, Kamis 7 Juni 2018. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.com - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Sulawesi Permata Bangsa menamatkan sebelas muridnya, Kamis 7 Juni 2018. Seremoni wisuda angkatan IV ini digelar di sekolahnya yang asri di Jalan Permata Bangsa, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore Palu.

Ketua Yayasan Sulawesi Permata Bangsa Farid Hi Ma'ruf mengatakan, memasuki tahun ke empat yayasan yang mewadahi dua sekolah yakni PAUD dan SD ini telah menorehkan sejumlah prestasi.

Awal Juli mendatang, SD Permata Bangsa akan mengutus peserta didiknya ke ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional di Padang. Hanya enam siswa dari Sulawesi Tengah yang berangkat pada ajang bergengsi tersebut, tiga di antaranya dari sekolah ini. Ketiga peserta didiknya tersebut adalah Bilqis Sofia Qurrota Ainun dan Rozan Haqi Nabia untuk OSN Sains, serta Madika Gagas Nagara pada OSN Matematika.

Selain itu, seorang siswa SD Permata Bangsa akan mewakili Kota Palu pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional(FLS2N) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini, cabang lomba gambar bercerita. Sedangkan PAUD yang kini terakreditasi A ini, pernah mengukir prestasi sebagai finalis dan mewakili Sulawesi Tengah pada lomba Sekolah Sehat tahun 2017 lalu.

"Prestasi ini tidak terlepas dari peranan banyak pihak. Para guru, pemerintah daerah dan masyarakat sekitar yang terus memberikan dukungan sehingga bisa maju dan berkembang," kata Farid Hi Ma'ruf.

Pada kesempatan itu, dia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat nama Yayasan Sulawesi Permata Bangsa berubah menjadi Yayasan Putra Kaili Permata Bangsa. Saat ini, kata dia perubahan nama sedang berproses di notaris.

"Bagi saya, apapun namanya, asalkan semangatnya jangan sampai berubah. Saya berharap semangat memajukan pendidikan di daerah ini dijaga dan terus ditingkatkan. Kita membangun masa depan bangsa," kata Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate menanggapi rencana perubahan nama yayasan tersebut.

Hidayat dalam kata sambutannya pada acara wisuda itu menyatakan kebanggannya kepada Yayasan Sulawesi Permata Bangsa yang telah membangun lembaga pendidikan PAUD dan sekolah dasar. Meski masih baru beberapa tahun ini berdiri, namun mampu menunjukkan prestasi. Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong sekolah di daerah ini agar terus meningkatkan prestasi dan bersaing dengan daerah lainnya.

Hidayat juga menyempatkan diri buka puasa bersama di sekolah ini dan bahkan bermain cerdas cermat dengan murid di sekolah itu. Adapun acara wisuda yang berlangsung meriah itu disaksikan para guru, orangtua murid, serta diwarnai pementasan seni oleh murid yang tampil percaya diri.