Friday, 22 June, 2018 - 03:47

Pembalap Wanita Jajal Sirkuit di Parimo

MERIAH - Bupati Parimo Bupati Parigi Moutong (Parimo) Samsurizal Tombolotutu pada pembukaan Kujurda Grand Prix balap motor di sirkuit alun-alun kantor bupati Parimo Jumat 2 Februari 2018. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.com - Bupati Parigi Moutong (Parimo) Samsurizal Tombolotutu membuka Kejurda Grand Prix balap motor di sirkuit alun-alun kantor bupati Parimo Jumat 2 Februari 2018. Kejurda yang memperebutkan piala bupati Parimo ini berlangsung selama 3 hari sampai 4 Februari 2018.

Ketua Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Parigi Moutong Moh Faisan mengatakan, Kejurda balap motor kali ini menghadirkan sejumlah pembalap wanita nasional yang akan memperlihatkan kemampuannya pada sirkuit alun-alun kantor bupati.

Menurutnya, sambil memperkenalkan sejumlah pembalap wanita asal Pulau Jawa, Pandeglang, Banten dan Pulau Sumatera tersebut merupakan kebanggaan dan sejarah terbesar bagi Kabupaten Parigi Moutong dan Provinsi Sulawesi Tengah yang mampu menghadirkan bintang tamu pembalap wanita terbanyak pada ajang seperti ini.

Moh Faisan juga menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Parigi Moutong bahwa tidak sempat menghadirkan seorang pembalap wanita Sabrina Sameh disebabkan sakit.

"Karena selain mengadirkan pembalap wanita tingkat nasional pada kejurda yang memperebutkan piala bupati kali ini mereka juga melombakan sejumlah kelas lokal Kabupaten Parimo dan kelas antar daerah se Sulawesi," ujar Lelo sapaan akrabnya.

Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu saat membuka acara mengimbau masyarakat Parimo khususnya para penonton agar menjaga keamanan dan ketertiban selama diselenggarakannya kegiatan tersebut.

Bupati mengatakan kejurda balap motor yang memperebutkan piala Bupati Parimo kali ini dilaksanakan bertujuan ajang mencari bakat yang berkualitas untuk mewakili Kabupaten Parimo yang akan dipersiapkan mengikuti lomba balap motor di kancah provinsi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

"Sehingga pada kejurda kali ini sangat diharapkan bagi para pembalap untuk menjaga sportifitas dalam bertanding agar pada kejurda kali ini dapat melahirkan bibit- bibit pembalap lokal Parigi Moutong yang bisa bersaing di kancah yang lebih tinggi,” kata Samsurizal. 


Editor: Syamsu Rizal