Thursday, 16 August, 2018 - 22:58

Penjual Jilbab di Pasar Inpres Mulai Dipadati Pembeli

Para pembeli terlihat memadati tempat penjualan jilbab di pasar Inpres. (Foto : Saharia/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Memasuki hari kelima Ramadan, pedagang jilbab di Pasar Sore Inpres Jln. WR Supratman mulai dipadati pembeli. Para pedagang pun mulai menambah stok jilbab yang beraneka ragam  dan motifnya, Jum'at (4/7/2014).

Mulai dari jenis jilbab paris, pasminah, ninja hingga jilbab panjang disediakan oleh para pedagang. Warna-warni jilbab yang disuguhkanpun memiliki daya tarik tersendiri bagi peminatnya.

"Harganya bermacam-macam, tergantung dari jenis dan motif jilbabnya," terang Ipa seorang pedagang.

Jilbab paris yang original dapat anda peroleh dengan harga 25 ribu untuk dua lembar, sedangkan jilbab paris dan pasminah yang bermotif bunga-bunga serta memiliki pernak-pernik harganya 20 ribu rupiah per lembarnya.

Gadis (17) itu juga menambahkan, saat ini harga jilbab masih terbilang mahal pasalnya satu minggu sebelum lebaran nantinya harga jilbab akan mengalami penurunan.

Di sisi lain kebanyakan pembeli lebih memilih untuk membeli jilbab jauh hari sebelum hari raya idul fitri, pasalnya menurut mereka awal ramadan kesibukan belum begitu padat.

"Harganya juga tidak begitu mahal, takutnya dekat lebaran sudah tidak sempat ke pasar," kata Hartu (25) dari Jalan Labu Palu Barat.

Menurutnya mengoleksi beraneka ragam jilbab untuk persiapan idul fitri sangat penting. Nantinya koleksi jilbab akan ia sesuaikan dengan jenis gamis miliknya.


Editor : Tasman Banto