Sunday, 19 November, 2017 - 14:51

PREMARITAL CHECK UP 100% SIAP NIKAH

Yakin, sudah saling kenal ?
Bagi beberapa orang cinta itu buta, tapi jangan sampai menimbulkan penyesalan nantinya. Walau sudah saling mencintai dan mengerti satu sama lain, pasangan yang tengah dilanda asmara yang berniat menikah sebaiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Ibarat membeli kucing dalam karung, demikian pula halnya membina rumah tangga tanpa didahului premarital check up.
Premarital Check Up
Kondisi kesehatan perlu diperiksa untuk mengetahui adanya gangguan yang mengancam keturunan atau pasangan yang dicintai. Masalahnya, ada beberapa penyakit yang bisa ditularkan dari hubungan suami istri, namun si pengidap tak menyadari dan menularkan ke pasangannya.
Tak hanya itu, ada beberapa penyakit genetik yang tersembunyi dan baru menimbulkan petaka bagi keturunan pasangan. Misalnya penyakit thalassemia dan perbedaan rhesus darah. Ada juga infeksi mikroba yang tak terlihat dari permukaan namun berbahaya bagi janin di dalam rahim.
Itulah sebabnya mengapa pria ataupun wanita yang hendak melangsungkan pernikahan sebaiknya melakukan premarital check up atau pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Secara garis besar untuk pria maupun wanita sama, hanya saja wanita mendapat beberapa tambahan pemeriksaan.
Panel Premarital Check Up :
1.    Hematologi Rutin
2.    Gambaran Darah Tepi
3.    Analisis Hemoglobin HPLC
4.    Ferritin
5.    Badan Inklusi HbH
6.    Urin Rutin
7.    Gol. Darah ABO & Rhesus
8.    Glukosa Puasa
9.    HBsAg
10. VDRL / RPR
Tambahan untuk wanita :
1.    Anti-Toksoplasma IgG
2.    Anti-Rubella IgG
3.    Anti-CMV IgG
Manfaatkan keringanan biaya 15% untuk Premarital Check Up selama bulan Oktober 2017.
Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi laboratorium klinik Prodia, Jl. S. Parman No. 16, Palu (0451-451639 atau 0822 9167 2222).(Adv)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.