Tuesday, 12 December, 2017 - 08:54

Santunan Kecelakaan Lalu Lintas di Poso Capai Rp2,8 Miliar

FOTO BERSAMA - Kepala PT Jasa Raharja Sulteng dan karyawan bersama anggota Lantas Polres Poso pada peresmian Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Poso. (Foto : Ryan Darmawan/ Metrosulawesi)

Jasa Raharja Resmikan Kantor Pelayanan untuk 4 Kabupaten

Poso, Metrosulawesi.com - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulawesi Tengah, kini telah membuka kantor pelayanan baru di Kota Poso. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan dan mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas di daerah Poso.

Kantor pelayanan baru itu diresmikan oleh Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulteng, Amiruddin Zein. Hadir pula Kasat Lantas Polres Poso Iptu Arsyad. Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Poso sudah beroperasi sejak Rabu 15 November 2017 saat diresmikan.

Kantor pelayanan baru berada di Jalan Pulau Sumatera No 20, Kelurahan gebang rejo tepat berada di samping traffic light. Khusus KPRJ Poso, membawahi sejumlah daerah seperti Kabupaten Morowali, Morowali Utara, Tojo Una-Una dan Kabupaten Poso.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulteng, Amiruddin menjelaskan usai pembukaan KPJR Poso, pertimbangan pembukaan KPJR di Poso, karena disesuaikan dengan tingkat kebutuhan. Jumlah pembayaran santunan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di daerah Poso sendiri, termasuk cukup tinggi.

Menurut Amirudin, jika sebagai contoh pada Januari - Oktober 2016, pembayaran santunan kecelakaan di Poso mencapai Rp2,8 miliar. Sementara pada periode sama 2017 mengalami peningkatan cukup signifikan.

Kata Amirudin, santunan yang dibayarkan Jasa Raharja kepada korban dan ahli waris korban lakalantas, di empat kabupaten itu selama kurun waktu Januari-Oktober 2017, mencapai Rp3,5 miliar atau meningkat sekitar 38,2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Namun, lanjut dia, bukan berarti angka kecelakaan tinggi di Poso. Tetapi santunan dibayarkan yang mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dikarenakan nilai santunan sejak Juni 2017 naik atau meningkat 100 persen dari sebelumnya. Misalkan untuk korban meninggal dunia naik dari sebelumnya Rp25 juta, kini menjadi Rp50 juta/korban.

"Inilah salah satu dasar  dan pertimbangan dari kami untuk mengusulkan kepada kantor pusat dan akhirnya mendapatkan persetujuan untuk membuka KPJR di Poso,” jelasnya.

Amiruddin juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Satlantas Polres Poso. Sebab, kinerja Satlantas Polres Poso bisa dikatakan sangat cepat dalam menangani kecelakaan.

"Pihak kami dapat dengan cepat membayarkan santunan kepada korban Lakalantas, itu berkat kinerja Satlantas Polres Poso yang cepat pula dalam memberikan laporan kecelakaan,” ucap Amiruddin.

Amiruddin menjelaskan bahwa, target Jasa Raharja yang seharusnya mempunyai proses 3-7 hari dalam memberikan santunan korban Lakalantas, namun berkat kinerja Satlantas Polres Poso yang cepat sekali, Jasa Raharja bisa membayarkan santunan tersebut selama 2,5 - 3 jam saja.

“Ini juga bukan rekayasa ataupun pembohongan publik. Bisa di cek langsung kepada korban Lakalantas yang sudah merasakannya," terang Amiruddin.

Amiruddin menambahkan, jika Jasa Raharja Sulteng pun mendapat peringkat 3 ditingkat Nasional, dalam proses pelayanan.

Dengan berdirinya KPRJ Poso ini, diharapkan lebih mempercepat lagi pelayanan kepada masyarakat, termasuk koordinasi dengan semua pihak terkait seperti jajaran Polres Poso dan juga rumah sakit daerah setempat.

Sementara itu pihak kepolisian Kasat Lantas Polres Poso Iptu Arsyad mengatakan, jika pelayanan yang dilakukan oleh pihak Jasa Raharja sejauh ini tak ada keluhan dan sangat memuaskan di kalangan masyarakat.

Hal ini terbukti dengan tidak adanya masyarakat yang komplain terhadap satunan dari Jasa Raharja. Karena kinerja Jasa Raharja dalam menagani korban begitu cepat.

“Sampai saat ini pelayanan Jasa Raharja di masyarakat sangat memuaskan dan belum ada komplain, ini terlihat kinerja kerja Jasa Raharja begitu cepat menangani para korban,” kata Iptu Arsyad.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.