Thursday, 18 January, 2018 - 09:48

STMIK Adhi Guna Sudah Terakreditasi

Gedung STMIK Adi Guna Palu. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Sekolah Tinggi Ilmu Managemen Informatika dan Komunikasi (STMIK) Adi Guna Palu, salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Provinsi Sulawesi Tengah, kini sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

"STMIK Adhi Guna merupakan PTS pertama yang telah diakreditasi," kata Ketua Lembaga Penjaminan Mutu STMIK Adi Guna Palu Sukardi, S.Kom, M.Kom, Kamis (17/9/2015).

Ia menjelaskan akreditasi institusi itu sesuai dengan SK No. 612/SK/BAN-PT/Akred/PT/VI/2015 yang ditandatangani oleh Mansyur Ramly.

Sukardi menjelaskan SK akreditasi institusi dari BAN-PT diterima pihak STMIK Adi Guna Palu sejak Juni 2015. Pemberian akreditasi institusi itu akan dipertahankan dengan menyajikan proses pembelajaran secara benar sesuai regulasi dalam dunia pendidikan tinggi.

Magister komputer PPs-Universitas Dian Nuswontoro Semarang 2013 itu juga menambahkan pencapaian itu tidak terlepas dari kerja keras seluruh civitas akademika kampus.

Dikatakannya program studi yang dikelola adalah program S1 Teknik Informatika dan S1 Sistem Informasi. Kedua prodi itu juga sudah terakreditasi dari BAN-PT pada bulan April 2015.

Sejak mulai beroperasi tahun 2001, alumni yang dihasilkan kampus mencapai 1.000 sarjana. Mereka menyebar bekerja pada kantor pemerintah dan swasta di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

Kampus juga mensuplai guru-guru di SLTA dan SLTP untuk guru Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Jumlah mahasiswa tercatat 1.500 orang berasal dari Sulteng, Sulut, Sulteng, Sulawesi Barat dan Kalimantan. Sementara mahasiswa baru (Maba) tahun 2015 ditarget sekitar 270 orang. Jumlah itu disesuaikan dengan rasio dosen dan sarana dan prasarana kampus yang dimiliki, tandas pria kelahiran Malang Jawa Timur itu. (ko/ant)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.