Thursday, 23 March, 2017 - 18:39

Tax Amnesty Tahap III, KPP Pratama Palu Sasar UMKM

ILUSTRASI - Iklan Tax Amnesty. (Grafis : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Program pengampunan pajak atau Tax Amnesty sudah memasuki tahap III. Di Sulawesi Tengah wajib pajak yang memanfaatkan program ini sudah mencapai 2.644 wajib pajak (baik perorangan maupun badan) dengan jumlah nilai tebusan sebanyak Rp 112 miliar lebih untuk tahap I dan II yang berakhir per 31 Desember 2016 lalu.

Wajib pajak yang memanfaatkan program Tax Amnesty di tahap I dan II di Sulawesi Tengah didominasi oleh wajib pajak di Kota Palu sebanyak 1.598 dengan nilai tebusan sebesar Rp 70 miliar lebih.

Kemudian Luwuk 398 wajib pajak dengan nilai tebusan Rp 22 miliar lebih, Toli-toli sebanyak 401 wajib pajak dengan nilai tebusan Rp 11 miliar, dan Poso sebanyak 247 wajib pajak dengan nilai tebusan Rp 7 miliar lebih.

“Di tahap kedua wajib pajak yang memanfaatkan program ini lebih sedikit. Karena di tahap pertama banyak wajib pajak yang langsung memanfaatkan, karena nilai tebusannya juga lebih rendah yakni 3 persen,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palu, Sihabudin Efendi, Selasa 10 Januari 2017.

Pada tahap pertama wajib pajak yang memanfaatkan Tax Amnesty sebanyak 1.352 wajib pajak dengan nilai tebusan mencapai Rp 87 miliar lebih. Sementara pada tahap II sebanyak 1.292 wajib pajak dengan nilai tebusan hampir mencapai Rp 25 miliar.

Di tahap III ini KPP Pratama Palu memprediksi angkanya akan lebih kecil, mengingat tarif program Tax Amnesti yang naik dari 3 persen menjadi 5 persen. Namun khusus untuk wajib pajak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tarifnya masih sama.

“Nah, di tahap III ini kita akan menyasar MKM. Karena masih banyak wajib pajak usaha MKM yang belum memanfaatkan program ini,” katanya.

Kendala masih banyaknya wajib pajak di sektor UMKM yang belum memanfaatkan program Tax Amnesty, menurutnya, karena kurangnya pengetahuan terkait keuntungan dan kerugian wajib pajak ketika tidak membayar pajak.

Sehingga pihaknyapun melakukan sosialisasi ke pusat-pusat keramaian dan perbelanjaan untuk menyasar wajib pajak di sektor UMKM yang belum memanfaatkan program Tax Amnesty, misalnya di pasar-pasar dan mall.

“Kami berharap MKM bisa segera manfaatkan program ini, karena tarifnya juga masih sama. Kita serang fokusnya MKM, karena masih banyak wajib pajak, seperti apotek, toko bangunan dan lain-lain yang belum memanfaatkan program ini, karena mereka tidak tahu manfaatnya,” ujar Sihabudin.

Program Tax Amnesty tahap III akan berlangsung hingga Maret 2017. Sehingga ia berharap agar wajib pajak segera memanfaatkan program tersebut.

“Jangan nanti di akhir-akhir program baru mau ngurus, karena biasanya kita juga sibuk urus SKPT tahunan.”

KPP Pratama Palu yang beralamat di Jalan M Yamin, Palu, melayani pembayaran pajak mulai pukul 08.00-16 Wita setiap hari Senin hingga Jumat. Sementara pada hari Sabtu pelayanan di KPP Pratama mulai pukul 08.00 hingga 14.00 Wita.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.