Thursday, 20 September, 2018 - 06:48

Tiap OPD Pemkot Diimbau Sumbang Hewan Kurban

Palu, Metrosulawesi.com - Sekretariat Pemerintah Kota (Pemkot) Palu telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada seluruh OPD, lurah dan camat lingkup Pemkot Palu terkait peningkatan jumlah hewan kurban pada Idul Adha 1439 H/2018.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Palu, Abdul Hafid di Palu, Kamis, 16 Agustus 2018.

“Alhamdulillah kami sudah menyampaikan surat kepada OPD, camat dan lurah Kota Palu tentang peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini. Batas waktu yang kami sampaikan yaitu 20 Agustus 2018,” katanya.

“Biasanya hewan kurban datang kepada kami itu pada malam H-1 Idul Adha. Karena kalau kami terima sekarang hewan kurban, kami akan kerepotan soal makan dan tempatnya. Tahun lalu, ada sapi kurban yang lepas, tapi Alhamdulillah bisa ditangkap kembali,” tambahnya.

Prediksinya, kata Hafid, jika setiap OPD lingkup Kota Palu akan menyumbang hewan kurban, berarti ada 30 ekor sapi.

“Namun biasanya, tiap OPD juga melaksanakan pemotongan ditempatnya masing-masing. Tapi itu bukan masalah, yang penting jumlah hewan kurbannya dilaporkan kepada kami,” jelasnya.

“Yang jelas tiap tahun Pemkot Palu melaksanakan pemotongan hewan kurban, Cuma jumlahnya akan ketahuan pada 21 Agustus 2018, malam Idul Adha 1439 H. Pelaksanaan akan kami laksanakan di halaman Kantor Walikota Palu,” katanya.

Sementara untuk kelurahan dan kecamatan di Kota Palu, Hafid meminta untuk memberikan pengawasan terhadap penyakit-penyakit sapi di wilayahnya masing-masing.

“Lurah atau camat harus memantau penyakit sapi. Misalnya, ada pemotongan di masjid lantas ditemukan penyakit pada hewan kurban tersebut, maka langsung laporkan kepada kami, tembusannya kepada Dinas Pertanian dan Ketanamanpangan. Kami akan langsung turun ke Masjid tersebut. Karena dinas kewalahan jika tidak ada data untuk memeriksa sapi atau kambing kurban, karena tidak fokus pada satu tempat,” jelasnya.

“Kalau ada laporan dari lurah atau camat, maka tindaklanjut atau antisipasi yang akan dilakukan dinas terkait dapat lebih cepat,” katanya.

Tags: