Thursday, 29 June, 2017 - 15:21

Transaksi Sulteng Expo Capai Rp18 M

Gubernur Sulteng diwakili Asisten II Bunga Elim Somba menutup secara resmi Sulteng Expo 2017 di Halaman Masjid Agung Palu pada Senin malam, 17 April 2017. (Foto : Humas Pemprov)

Palu, Metrosulawesi.com - Perhelatan Sulteng Expo dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulteng ke-53 secara resmi ditutup Gubernur Sulteng diwakili Asisten Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Bunga Elim Somba pada Senin malam, 17 April 2017 di Halaman Masjid Agung Palu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulteng Sandra Tobondo melaporkan, hingga hari penutupan, tercatat nilai transaksi keuangan di Sulteng Expo mencapai Rp18 miliar lebih. Nilai transaksi itu kata Sandra meningkat dibanding pelaksanaan Sulteng Expo sebelumnya pada 2016 yang hanya mencapai Rp13 miliar.

“Dari angka itu, nilai transaksi dari pelaksanaan Sulteng Expo setiap tahunnya terus menunjukkan tren peningkatan,” ujar Sandra.

Sementara Gubernur Longki melalui sambutan tertulisnya lewat Asisten Elim Somba mengatakan, gelaran Sulteng Expo 2017 merupakan representasi kecil dari profil investasi di daerah itu. Hal itu karena sesungguhnya masih banyak potensi lain yang belum dapat ditunjukkan mengingat keterbatasan ruang dan waktu.

“Meski begitu, melalui kesempatan ini, saya mengajak jajaran pemerintah kabupaten dan kota, para investor, mitra kerja dan segenap pelaku ekonomi lainnya, kiranya melakukan sejumlah langkah strategis untuk menarik perhatian investor dalam maupun luar negeri ke Sulawesi Tengah. Seperti dengan memberikan kemudahan perizinan, memastikan layanan yang cepat dan kepastian hukum serta menerapkan inovasi teknologi guna memudahkan proses pelayanan perizinan/nonperizinan dan promosi,” kata gubernur.

Terkait penerapan inovasi teknologi guna mempermudah proses perizinan, gubernur mengungkapkan pihaknya telah melaunching layanan perizinan online yang bernama e-Siidat yaitu sistem informasi investasi dan pelayanan terpadu. Kemudian layanan informasi promosi secara online melalui aplikasi e-Kaledo’S atau katalog elektronik direktori mitra usaha Sulawesi Tengah yang memuat produk-produk unggulan hasil olahan anak daerah.

“Bukan hanya itu, Pemerintah provinsi juga telah melaunching layanan e-Samsat atau layanan elektronik sistem administrasi manunggal satu atap yang mana inovasi ini bertujuan memudahkan para pemilik kendaraan bermotor untuk membayar pajak kendaraan bermotor dan administrasi STNK melalui jaringan perbankan,” ungkapnya.

Menurut gubernur, semua aplikasi tersebut telah melayani masyarakat selama pelaksanaan Sulteng Expo yang berada di stand DPMPTSP dan stand Badan Pendapatan Daerah.

Gubernur Longki optimis Sulteng Expo 2017 dapat jadikan momentum untuk menggugah dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengakselerasikan ekonomi rakyat dan industri kreatif lokal yang ada di kabupaten dan kota.

“Besar harapan saya seluruh jajaran OPD, instansi vertikal dan swasta yang terlibat dalam expo ini untuk senantiasa meningkatkan kapasitasnya sehingga berdaya saing dan mempunyai tenaga-tenaga yang profesional. Dengan begitu pada muaranya dapat turut berkontribusi membangun SDM yang unggul dalam mengelola  potensi  sumber  daya alam secara berkelanjutan, serta mampu mengkreasikan inovasi-inovasi baru yang berperan sebagai magnet potensial untuk menarik penanaman investasi, baik dari dalam dan maupun luar negeri,” harapnya.

“Terpenting yang tak boleh dilupakan dan mesti diprioritaskan adalah pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM) di Sulawesi Tengah sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang mesti berdiri kokoh dan tahan terhadap persaingan ekonomi nasional dan global,” tandas gubernur.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.