Friday, 22 June, 2018 - 10:01

Triple-F, Terinspirasi Nongkrong dari Warkop ke Warkop

Suasana di Triple-F (Coffe, Cafe, Resto). (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Adalah H Faizal Sirajuddin di usianya masih muda karena keseringan nongkrong di berbagai warung kopi dan kafe-kafe, siapa menyangka justru mengantarkan dirinya jadi pengusaha cafe.

Kafenya diberi nama Triple-F (coffee, cafe dan resto) berlokasi di Jalan Mangunsarkoro nomor 27, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Baru dibuka sekitar enam bulan lalu. Nama Triple-F diambil dari huruf pertama tiga anaknya, Fanny, Farhan dan Fardan. Triple-F dibangun berlantai tiga dengan kapasitas 100 kursi.

“Dulu setelah pekerjaan selesai di sore, malam hari sudah tidak ada aktivitas lagi. Untuk mengisi waktu kosong saya sering nongkrong di warkop bersama teman-teman. Lumayan juga uang keluar setiap kali nongkrong, ” kata Faizal mengenang.

Nah, dari situlah inspirasi itu lahir. Awalnya mengajak beberapa rekan untuk kongsi dan memulai usaha warkop tapi lokasinya masih disewa. Dalam perjalanan, rekan kongsi mulai ada yang menarik diri.
 
“Saya berusaha mencari lokasi baru yang cukup strategis. Ketemulah saya ditempat ini sekarang. Negosiasi berjalan lancar dan tidak lagi disewa tapi dibeli,” kata Faizal.

Triple-F mengambil segmen keluarga, acara ulang tahun dan rapat-rapat. Dalam sepekan, pengunjung disuguhi hiburan musik akustik dan organ tunggal dengan lirik lawas.

Untuk menu andalan, Triple-F menghadirkan mie goreng dan nasi goreng Triple-F dengan cita rasa pedis, sesuai selera khas warga kota Palu.

Dari sisi harga, Ketua Ikatan Pengusaha Muda Tadulako ini menerapkan harga yang cukup terjangkau.

“Dengan mengantongi uang lima puluh ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati makanan dan minuman,” kata Faizal.

Dalam menjalankan usaha jasa, menjaga relasi menjadi sangat penting. Komunikasi dan silaturahmi terus dijalin seperti aktif di berbagai komunitas pencinta motor, jeep, menembak dan berburu.

Saat ini Triple-F memiliki delapan karyawan tetap, karyawan lepas dan training sebanyak 36 orang.

Dari sisi pendapatan, Faizal mengaku cukup untuk biaya operasional dan menutupi keperluan-keperluan lainnya.

So, tunggu apalagi. Bagi Anda yang sering nongkrong di warkop, ini bisa jadi inspirasi.

Tags: