Thursday, 29 June, 2017 - 15:33

Wali Kota: Pasar Lentora Tak Ganggu Ibadah

Wali Kota Palu, Hidayat, M.Si saat membuka Pasar Ramadan 2017 di kawasan Gedung Olahraga Jalan Moh. Yamin Palu beberapa waktu lalu. (Foto : M Yusuf BJ/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Wali Kota Palu, Hidayat, M. Si menegaskan penempatan lokasi Pasar Lentora di Masjid Agung Palu tidak akan mengganggu kegiatan ibadah di masjid itu.

“Tidak akan mengganggu orang tarawih. Karena setelah salat tarawih, para penjual baru akan melaksanakan aktivitas secara normal, misalnya membunyikan sedikit musik-musiknya,” jelasnya.

Hidayat menambahkan Pasar Lentora itu mengundang warga untuk aktif melaksanakan salat tarawih hingga akhir Ramadan.

“Pasar Lentora ini juga akan meramaikan masjid. Karena setelah sholat tarawih warga kemungkinan besar akan berbelanja,” katanya.

Selain itu, kata Hidayat, manfaat yang paling penting Pasar Lentora dilaksanakan di Masjid Agung yakni ada sumbangan yang masuk ke masjid.

“Dari pada Pasar Lentora kita laksanakan di kawasan toko-toko, tidak jelas dana kemana, mending kita laksanakan di halaman masjid. Dan Pasar Lentora itu, sekali lagi saya tegaskan, tidak akan mengganggu warga yang menalankan ibadah,” jelasnya.

“Lantas ada lagi orang pertanyakan, kenapa jualan di masjid. Coba berkunjung ke Masjid Istiqlal Jakarta, di sana banyak orang jualan. Apalagi di tanah suci, meskipun saya belum pernah kesana, tapi dari infonya, banyak pedagang yang berjualan sekitar lokasi masjid,” jelasnya.

Hidayat berharap Ramadan tahun ini berjalan dengan aman dan tertib, serta tanpa adanya  kemacetan lalu lintas yang berarti.

“Insyaallah tahun ini bisa lebih lancar lagi segala aktivitas Ramadan di Kota Palu,” katanya.

Beberapa waktu lalu, Pemkot Palu bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Palu telah sepakat untuk menggelar Pasar Lentora di halaman Masjid Agung.

“Digelar di halaman Masjid Agung karena pertimbangan keamanan, dimana Indonesia saat ini agak tidak kondusif. Diharapkan semua aktivitas kegiatan di bulan Ramadan ini berjalan dengan lancar dan aman, dan semoga tidak terjadi hal-hal ayng tidak diinginkan,” kata Hidayat saat membuka kegiatan Pasar Ramadan 2017 di kawasan Gedung Olahraga Palu, Sabtu, 27 Mei 2017.

“Oleh karena itu, hasil kesepakatan rapat Forkompinda 17 Mei lalu, kegiatan Pasar Lentora kita laksanakan di halaman Masjid Agung. Kami inginkan kegiatan selama Ramadan ini dipusatkan di satu tempat yaitu Masjid Agung Palu,” jelasnya.

Hidayat mengatakan sangat cocok menggelar Pasar Lentora  di kawasan Majsjid Agung.

“Pertama, lokasi pasar berada di dalam pagar, artinya ada pembatas. Kedua, lokasi parkir juga luas, sangat representatif. Dan ketiga tidak memacetkan lalu lintas, terutama menjelang Idul Fitri,” katanya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.