Sunday, 19 November, 2017 - 15:05

Walikota Palu Raih Penghargaan APN 2017

Walikota Palu, Drs Hidayat M.Si saat menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2017, Jumat 10 November 2017 belum lama ini, di Gedung Graha CIMB Niaga, Jakarta. (Foto : Ist)

Pemkot Dinilai Memiliki Kinerja dan Tata Kelolah Baik

Palu, Metrosulawesi.com - Walikota Palu, Drs Hidayat MSi belum lama ini menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2017, Jumat pekan lalu di Gedung Graha CIMB Niaga, Jakarta.

Pemerintah Kota Palu merupakan salah satu dari 50 Pemerintah Daerah dengan kinerja dan tata kelola pemerintahan yang baik. Selain Kota Palu, beberapa daerah juga mendapatkan penghargaan serupa, diantaranya Kota Balikpapan, Kota Banjarbaru dan Kota Gorontalo.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo didampingi Wapres RI ke-11 Prof Dr Boediono, yang juga Ketua Majelis Pengarah APN 2017.

Boediono berharap agar pemimpin daerah yang memiliki kinerja dan tata kelola baik dapat terus meningkatkan kinerja dan menjadi pemimpin di tingkat nasional.

Ia menjelaskan, hal itu dilakukan demi memperkaya sumber calon pemimpin untuk regenerasi kepemimpinan nasional, khususnya yang berasal dari pemimpin daerah yang berprestasi.

“Mereka yang menerima Anugerah Pandu Negeri bisa menjadi contoh bagi daerah dan pemimpin daerah lainnya dalam meningkatan kinerja pembangunan dan dalam menjaga pemerintahan yang bersih dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan amanah,” katanya.

Selain pemerintahan yang bersih, Boediono juga menjelaskan para penerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2017 harus mampu menjadi teladan pembangunan daerah.

“Mereka para penerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri ini harus mampu berdiri tegak menjadi Pandu Ibu Pertiwi, menjadi teladan dalam membangun daerahnya,” tegasnya.

Seperti diketahui, APN 2017 merupakan anugerah yang diberikan oleh Indonesian Institute For Public Governance (IIPG) kepada 34 Provinsi, 416 Kabupaten dan 99 Kota terbaik serta pemimpin yang inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tatakelola.

Penilaian juga meliputi aspek tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, kinerja pengembangan manusia, kinerja ekonomi, inovasi strategi serta pemimpin yang inovatif.

Hasil penilaian independen yang dilakukan didukung oleh 7 Penilai, 6 Pengarah dan 5 Juri yang meliputi Prof. Dr. Djisman Simanjuntak, Anggota Dewan Ekonomi Nasional (KEN) Indonesia, Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo, SH, LL.M, MA, Anggota Panitia Kerja RUU Terorisme Pemerintah-DPR, Prof. Dr. Sidharta Utama, Ph.D,CA,CFA Profesor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Chandra M Hamzah, SH seorang pengacara, ahli hukum dan mantan komisioner Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), serta Yostinus Tomi Aryanto, Business Director of Tempo.co, Economics Editor and Head of Business Development Division, Tempo Media Group.


Editor : M Yusuf Bj

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.