Monday, 20 August, 2018 - 12:59

Warga Dongi-Dongi Harga Mati Gabung di Sigi

UNJUK RASA – Ratusan warga Dongi-Dongi menyambangi kantor DPRD Sigi, berunjuk rasa menolak bergabung dengan Kabupaten Poso. (Foto: Firmansyah/ Metrosulawesi)

Sampaikan Lima Tuntunan Ke DPRD Sigi

Sigi, Metrosulawesi.com – Ratusan warga Dongi-Dongi, mengatasnamakan Forum Petani Merdeka Dongi-Dongi, melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Sigi, belum lama ini.

Aksi unjuk rasa itu langsung diredam DPRD Sigi. Perwakilan warga dari Dongi-Dongi diajak berdiskusi beberapa legislator Sigi, di ruang paripurna DPRD Sigi.

Forum Petani Merdeka Dongi-Dongi menuntut diakui menjadi masyarakat di Kabupaten Sigi. Sebanyak lima tuntutan penting mereka disampaikan ke DPRD Sigi.

Pertama, Pemkab Sigi didesak segera membentuk Desa Ngata Katuvua di Dongi-Dongi. Kedua, DPRD Sigi diminta jangan hanya menghitung gaji tiap bulan dan tidak memikirkan rakyat di sana. Ketiga, warga mendesak pemerintah segera mengeluarkan anggaran membangun gapura di atas Danau Tambing.

Keempat, seluruh bantuan yang ada di Pemkab Poso untuk warga Dongi-Dongi segera dialihkan ke Sigi dan tidak dikorupsi. Kelima, warga Dongi-Dongi meminta Pemkab Sigi membangun Sekolah Menengah Pertaman (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), biar anak-anak mereka dapat bersekolah.

Irsan, selaku perwakilan warga Dongi-Dongi, mengatakan masyarakat di sana harga mati tetap menjadi masyarakat di Kabupaten Sigi. Sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah memaksakan kehendak meminta masyarakat bergabung dengan Poso.

“Kami ini (warga Dongi-Dongi) harga mati berada di Sigi. Makanya tuntutan itu Pemkab Sigi segera dikabulkan, karena Dongi-Dongi tidak mau hijrah ke Poso,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sigi, Alobua Rangan Ssos, mengatakan merespons baik tuntutan warga dari Dongi-Dongi itu. Olehnya tuntutan tersebut akan diakomodirnya menjadi bahan untuk disampaikan ke Pemkab Sigi.

“Jadi apa yang menjadi tuntutan kalian (warga Dongi-Dongi) akan diupayakan duduk bersama dengan Pemkab Sigi nantinya. Semoga tuntutan itu memperoleh hasil memuaskan sesuai keinginan masyarakat di Dongi-Dongi,” pungkasnya. 

 

Editor: Syamsu Rizal