Wednesday, 25 April, 2018 - 01:59

Warga Polma Tagih Janji Dinas PUPR Sigi

TELAH DIFONDASI - Tampak fondasi rumah seorang warga Desa Polma, Kulawi, yang diiming-imingi bantuan bedah rumah 2018 dari Dinas PUPR Sigi berujung pada kerugian. (Foto: Istimewa)

Sigi, Metrosulawesi.com - Puluhan warga Desa Poleroha Maruhi (Polma), Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, merasa kecewa kepada Pemda Sigi terkait program bantuan bedah rumah di Desa Polma tersebut.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Sigi, Yusuf Edison SE, saat berdiskusi dengan warga Desa Polma, saat menggelar kegiatan Reses 2018 di wilayah tersebut.

Yusuf mengatakan, warga Polma saat ini secara terang-terangan meluapkan kekecewaannya kepada Pemda Sigi dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sigi.

Kata dia, OPD terkait ini yang turun ke lokasi kemudian menjanjikan warga setempat program bantuan bedah rumah 2018 sebanyak 40 unit, akan tetapi hanya terealisasi 20 unit saja. Sedangkan 20 unit lainnya ini warga setempat mengalami kerugikan karena telah membangun fondasi bangunan, akibat iming-imingan bedah rumah dari Dinas PUPR Sigi itu.

“Saat kegiatan reses di sana (Polma) saya sempat heran, kenapa ya, warga memanggil saya meninjau lokasi. Ternyata mereka memperlihatkan bangunan fondasi rumahnya,” ungkapnya.

Yusuf Edison menambahkan, warga Polma mengakui didesak segera melakukan fondasi rumah dengan iming-imingan bantuan bedah rumah itu. Tanpa basa-basi sehingga warga setempat ini berupaya semaksimal mungkin meskin berutang semen, batu, pasir dan tukang untuk membangun fondasi rumahnya.

“Pas setelah fondasi ternyata hanya 20 rumah kena bantuan bedah rumah ini, padahal perjanjian awalnya sebanyak 40 rumah. Sehingga 20 rumah tidak dapat bantuan maka mereka keberatan karena merasa telah dirugikan,” terangnya.

Politisi dari Dapil Lindu, Kulawi, Kulawi Selatan dan Pipikoro ini, menjelaskan padahal warga setempat telah membongkar rumahnya dengan harapan diperbaiki dan rumah layak huni. Namun bantuan bedah rumah ini dipangkas hanya 50 persen yang terealiasasi.

“Sehingga warga meminta solusi kepada saya menghubungi Dinas PUPR Sigi segera menambah 20 unit lagi sesuai perjanjian. Kalau tidak ditambah, ya, berarti Pemda Sigi terkesan tidak peduli dengan warganya sendiri,” jelasnya lagi.

Menurutnya, OPD terkait dalam hal ini Dinas PUPR Sigi harusnya dihearing oleh Komisi III DPRD Sigi untuk didengarkan pendapatnya. Makanya ia akan melaporkan keluhan warga Desa Polma ini untuk segera ditindaklanjuti Anggota DPRD Sigi yang berada di Komisi III tersebut.

“Harapan kami pihak Dinas PUPR Sigi segera menambah jumlah bantuan bedah rumah sesuai perjanjian. Supaya persoalan ini tidak membias dan stop sampai di sini,” pungkasnya.


Editor: Syamsu Rizal